Mahasiswa SUIJI-SLP 2019 Beri Pelatihan Pengolahan Makanan di Desa Neglasari dan Kelurahan Bubulak

Mahasiswa SUIJI-SLP 2019 Beri Pelatihan Pengolahan Makanan di Desa Neglasari dan Kelurahan Bubulak

Kegiatan pertukaran budaya merupakan salah satu tujuan program SUIJI Service Learing Program (SLP) 2019 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPB. Program ini merupakan kerja sama antara IPB dengan 2 Perguruan Tinggi di Jepang (Kagawa University dan Kochi University) dalam melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan pertukaran budaya. Tahun 2019, kegiatan SUIJI SLP yang diikuti oleh mahasiswa IPB, Kagawa University dan Kochi University dilaksanakan di 4 lokasi di Bogor yaitu Desa Neglasari, Desa Sukawening, Kelurahan Situgede dan Kelurahan Bubulak.

Pada hari Senin tanggal 4 Maret 2019, mahasiswa SUIJI yang diturunkan di Kelurahan Bubulak memberi pelatihan pembuatan masakan Jepang kepada masyarakat setempat. Kegiatan pelatihan tersebut dihadiri oleh Wakil Kepala LPPM bidang pengabdian kepada masyarakat (Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno), Direktur Program Internasional IPB (Dr. Iskandar Siregar), Kepala Posdaya Kelurahan Bubulak, ketua RW, dan Ketua RT setempat.

Antusiasme masyarakat sangat besar dalam mengikuti pelatihan karena mereka dapat belajar dan merasakan hal baru yang belum pernah mereka temukan. Mahasiswa yang berasal dari Jepang, Saori dan Natsuko, serta Prof. Hayakawa selaku dosen pendamping mengajarkan masyarakat mengenai cara pembuatan Onigiri dengan melakukan demo masak bersama masyarakat setempat. Selain itu, masyarakat juga dapat mencicipi hidangan jepang lainnya seperti Kari ala Jepang dan ayam goreng ala Jepang yang basa disebut Karage.

Selasa, tanggal 5 Maret 2019 Mahasiswa program SUIJI LPPM IPB memberi pelatihan pembuatan bumbu tabur sehat kepada kelompok wanita tani Desa Neglasari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor dengan di dampingi Kepala bidang pelayanan kepada masyarakat LPPM IPB (Dr.Prayoga Surya Darma, ST., MT). Turut hadir dalam pelatihan tersebut Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Pengabdian kepada masyarakat (Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno,S.Pi,, M.Si), ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) sekaligus anggota POSDAYA Sabilulungan desa Neglasari.

Kepada peserta SUIJI, Prof. Sugeng menyampaikan bahwa mahasiswa harus memberikan contoh perilaku hidup sehat kepada masyarakat sejak dari dapur, karena sumber olahan makanan berasal dari dapur. Oleh sebab itu, pelatihan olahan makanan sehat ini sangatlah penting untuk dilakukan.

Ibu-ibu KWT yang hadir sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut sebab pelatihan ini merupakan hal baru bagi ibu-ibu KWT. “Kegiatan yang digagas oleh LPPM IPB sangatlah bermanfaat bagi kami khususnya para Ibu-ibu, karena setelah pelatihan kami bisa mempraktekan dirumah masing-masing sehingga menjadi prospek untuk berbisnis dibidang makanan. Harapan kami, LPPM IPB bisa memberikan lebih banyak pelatihan pembuatan olahan makanan yang sehat dan bisa bermanfaat untuk masyarakat” ujar Ibu Onasih selaku Ketua POSDAYA Sabilulungan.

Unduh Berita

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa