Subsidi Pupuk Akan Ditambah

Subsidi Pupuk Akan Ditambah

Subsidi Pupuk Akan Ditambah

petani JAKARTA - Pemerintah tahun depan akan menambah dana subsidi pupuk sekitar Rp2-3 triliun dari alokasi awal Rp14,75 triliun. Kenaikan alokasi subsidi melalui mekanisme pengajuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) ini diharapkan dapat mengejar kebutuhan subsidi pupuk yang sesungguhnya.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawadi mengatakan, Departemen Keuangan tidak melibatkan Kelompok Kerja (Pokja) Pupuk di kantor kementeriannya saat membahas kebutuhan subsidi pupuk 2010. "Akibatnya angka subsidi pupuk yang disetujui hanya Rp11,4 triliun, di bawah usulan Pokja sebesar Rp17,5 triliun,"ujarnya di Jakarta belum lama ini.

Pokja lalu mengusulkan agar alokasi subsidi ditambah antara Rp2-3 triliun. Alokasi subsidi Rp14,75 triliun tadi terdiri atas subsidi harga Rp11,29 triliun,bantuan langsung pupuk Rp1,61 triliun, kekurangan pembayaran tahun sebelumnya Rp1,5 triliun,bantuan ternak sapi Rp250 miliar, dan unit pengolahan pupuk organik Rp105 miliar.

Usulan tambahan subsidi, menurut Edy,memungkinkan lantaran terdapat ruang peningkatan belanja negara hingga Rp24 triliun atau 20% dari total anggaran belanja negara tahun depan. Dia juga mengharapkan harga pupuk ber-subsidi tidak melonjak hingga 150% karena anggaran subsidi kurang.

Dia melanjutkan, dalam rangka mengurangi beban subsidi pertanian terutama pupuk, pemerintah akan menjamin harga gas dan mengutamakan kecukupan pasokan gas untuk produksi pupuk dengan tetap mengoptimalkan penerimaan negara dari penjualan gas. Edy mengatakan,pabrik pupuk tidak boleh memakai gas berkapasitas 30 million british thermal unit (mmbtu). "Harusnya di bawah itu supaya hemat," ujarnya.

Dia menambahkan, salah satu program prioritas kerja 100 hari pemerintah adalah menerbitkan aturan mengenai subsidi pupuk dan revitalisasi industri pupuk 2010. Wakil Menteri Pertanian yang juga Deputi

Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krishnamurti sebelumnya mengatakan, penambahan anggaran subsidi pupuk akan menjadi prioritas utama di 2010 jika memang masih ada peluang.Selain itu, kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) beras atau gabah petani juga penting dilakukan sebagai kompensasi atas kenaikan harga pupuk. (Meutia Rahmi /Koran SI/css)

Photo : Koran Seputar Indonesia

Sumber :  http://economy.okezone.com

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa