SPR Pasuruan

DOKTER HEWAN IPB MENGABDI DI SPR KABUPATEN PASURUAN

SPR PASURUAN

SPR Pasuruan dengan komoditas utama sapi perah pada tahun 2015 telah dibentuk di Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur. Kepala Dinas Peternakan menekankan bahwa kegiatan SPR harus segera dilakukan tindak lanjut dalam bentuk kegiatan nyata di lapangan. Dukungan Pemerintah Daerah Pasuruan terhadap pendirian SPR sapi perah di wilayah ini sangat tinggi, dengan harapan SPR mampu meningkatkan kapasitas koperasi (Koperasi Setia Kawan) yang ada dan bukan sebaliknya sebagai kompetitor bagi koperasi. Selama ini koordinasi dan komunikasi di antara peternak, pemerintah daerah, dinas peternakan, dan koperasi berjalan sangat baik dan menunjukan komitmen yang cukup tinggi. Hal ini terlihat saat adanya kunjungan pimpinan LPPM dan tim SPR dalam kegiatan konsolidasi dan sosialisasi SPR.

LPPM IPB merespon hasil kunjungan dan sosialisasi tersebut diatas dengan mengirim fasilitator (Sarjana) yang bertujuan untuk melakukan koordinasi dengan dinas dalam rangka pembentukan SPR di wilayah tersebut. Fasilitator SPR LPPM IPB yang di tugaskan pada tanggal 08 - 14 September 2015 untuk mengidentifikasi, verifikasi dan sosialisasi di SPR Kalipucang. Hasil dari kegiatan fasilitator dapat disimpulkan bahwa peternak memiliki antusias yang tinggi dalam pengembangan SPR karena ada niatan baik dari semua pihak, baik pemerintah, akademisi, dan koperasi untuk membantu menjawab semua permasalahan-permasalahan yang dirasakan oleh para peternak. Peternak membutuhkan teknik-teknik yang baik tentang beternak, meningkatkan produksi susu, dan meningkatkan populasi ternak. Kegiatan fasilitator selama di Kabupaten Pasuruan berlangsung dengan baik yang ditandai dengan berhasilnya pembentukan 1 SPR sapi perah pertama di Indonesia yang di deklarasikan pada tanggal 7 November 2015.

Close