Seminar Hasil Penelitian Institut Pertanian Bogor 2012

Seminar Hasil Penelitian Institut Pertanian Bogor 2012

 seminar

Seminar Hasil Penelitian Institut Pertanian Bogor 2012

Di penghujung tahun 2012 ini, Lembaga penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB kembali menyelenggarakan seminar hasil hasil penelitian IPB.  Seminar ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil hal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh para peneliti IPB selama setahun terakhir.

Pada acara pembukaan Dr. Prastowo selaku Ketua Panitia Pelaksana sekaligus sebagai  Wakil Kepala LPPM bidang pengabdian kepada Masyarakat, menyampaikan bahwa pada seminar hasil penelitian 2012 yang diselenggarakan pada tanggal 10-11 Desember 2012, terdapat 213 judul dari 279 judul penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dipresentasikan. 

Adapun rinciannya adalah sbb:

  1. Bidang Pangan  sebanyak 63 judul
  2. Bidang Energi sebanyak 10 judul
  3. Bidang Sumberdaya Alam dan Lingkungan sebanyak 27 judul
  4. Bidang Kesehatan sebanyak 31 judul
  5. Bidang Sosial Ekonomi dan Budaya sebanyak 36 judul
  6. Bidang Teknologi dan Rekayasa sebanyak 46 judul

Kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan mengunakan beberapa sumber dana penelitian, yaitu :

  1. DIPA IPB : sebanyak 73 judul dengan jumlah dann sebesar Rp. 4.352.750.000,- yang meliputi berbagai skim penelitian : Hibah Bersaing, Hibah Pascasarjana, Fundamental dan Penelitian strategis perguruan tinggi
  2. Dana masyarakat : sebanyak 19 judul dengan jumlah dana Rp. 900.000.000,- berupa Penelitian Unggulan Fakultas
  3. Kementrian Pendididkan dan Kebudayaan : sebanyak 105 judul dengan total danan Rp. 10.520.622.350,-  yang meliputi skim : Hibah Kompetensi, Strategis Nasional, Unggulan Strategis Nasional, Kerjasama Luar Negeri dan Publikasi Internasional, HI-LINK, MP3EI, IbIkk, IbM, KKN, PPM mono tahun.
  4. Kementrian Pertanian : sebanyak 18 judul dengan jumlah dana Rp. 1.880.192.500 dalam bentuk skim  penelitian Kerjasama Kemitraan Penelitian Petanian dan Perguruan Tingi (KKP3T)
  5. Kementrian Riset dan Teknologi : sebanyak 7 Judul dengan total dana sebanyak Rp. 3.015.000.000,- dalam bentuk skim penelitian Riset Insentif Sinas
  6. Kerjasama : sebanyak 54 judul penelitian sebedar Rp. 16.781.205.625,- yang berasal dari kerjasama dengan instansi lain

Dalam kegiatan ini LPPM IPB mengundang berbagai kalangan yang berasal dari institusi penyandang dana, perguruan tinggi se sekitar Bogor, pemerintah kota dan pemerintah daerah, swasta dan mahasiswa pacsa sarjana.  Dalam acara pembukaan Kepala LPPM IPB Prof. Bambang Pramudya menyampaikan berbagai perkembangan yang berhubungan dengan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, serta berbagai sumber dana baru yang dapat diakses oleh para peneliti IPB.  Disamping itu ditekankan akan pentingnya publikasi hasil hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil hasil peneliitian.

Acara ini ditutup dengan acara diskusi panel yang mengundang perwakilan dari Kemenristek, Kementan, Kemendikbud dan IPB.  Acara yang dipandu oleh Prof. Ronny Rachman Noor ini mendatangkan Ir. Amad Dading Gunadi, MS yang mewakili  Kemenristek, Dr. Hasil Sembiring yang mewakili  Litbang Kementan, Dra. Des Melita MSi yang mewakili DirJen DIKTI, . dari DIKTI serta Prof Anas Miftah Fauzi yang mewakili Rektor IPB.

Dalam diskusi tersebut terungkap bahwa skim penelitian insentif Sinar untuk tahun 2013 sudah dalam tahap finalisasi dan akan segera diumumkan peneliti peneliti yang dinyatakan lolos seleksi.  Kemenristek akan meningkatkan anggaran penelitian dan jumlah judul penelitian yang akan dibiayai.  Penelitian yang diprioritaskan adalah penelitian kemitraan dengan tujuan meningkatkan sinergi kelembagaan, sumberdaya dan jaringan.  Oleh sebab itu diharapkan bahwa peneliti IPB dapat merancang penelitiannnya dalam bentuk kolaborasi riset dengan instansi lain.  Melalui Program ini diharapkan para peneliti dapat memfokuskan pada kegiatan risetnya dan difusi techno - entrepreneur.  Para peneliti yang berminat mengikuti program ini diharapkan sudah dapat mempersiapkan diri karena pendaftaran secara online akan dibuka kembali pada bulan April 2013 untk pelaksanaan penlitian 2014.

Dr. Sembiring mengemukakan perubahan penelitian yang selama ini dilaksanakan yaitu KKP3T menjadi KKP3N.  Perubahan ini dimaksudkan untuk memperluas jaringan kerjasama penelitian tidak hanya antara Perguruan tinggi dengan Kementan akan tetapi diperlukan dengan instansi laiinya.  Disamping itu disampaikan pula adanya kenaikkan alokasi dana maksimum per judul menjadi 200 juta.  Diharapkan skim penelitian ini memadukan penelitian dasar dan penelitian terapan

Dra. Des Melita, MSi menyampaikan adanya rancangan kenaikkan alokasi dana di Kemendikbud yang akan berdampak pada kenaikan alokasi dana penlitian jika rencana keaikan anggaran penelitian ini disetujui.  Ke depan direnacakan akan lebih banyak lagi penelitian yang diberikan dalam bentuk Top Down dengan jumlah dana maksimal 500 juta per kegiatan  untuk menyelesaikan maslaah masalah tertentu yang berhubungan dengan permasalahan nasional.  Sistem top down ini menargetkan para peneliti unggul di 7 perguruan tinggi, dimana IPB merupakan salah satu diantaranya.

Prof. Anas M. Fauzi menyampaikan bahwa Rencana Induk Penelitian (RIP)  IPB telah dirampungkan sambil dilakukannya perbaikan secara berkelanjutan.  Pada dasarnya IPB memfokuskan seluruh kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyakaratnya dalam bidang : pangan, energi, pengentasan kemiskinan, degradasi lingkungan dan biomedis.  Disampaikan pula bahwa Bantuan Dana Operasional Perguruan Tinggi (BOPT) yang akan diluncurkan pemerintah mengandung unsur dana penelitian sebesar 30%  Ke depan IPB akan memfasilitasi kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat lintas disiplin ilm, lintas fakultas dan lintas pusat penelitian.

Acara dilanjutkan dengan dialog dengan para peneliti.  Dalam sesi ini banyak masukan dari peneliti yang menyangkut usulan cara mengatasi  kesulitan dalam pelaksanaan penelitian di lapangan dan juga rumitnya prosedur pembelian alat alat penunjang penelitian.  Para peneliti sangat mengharapkan sekali adanya kesempatan untuk memperbarui peralatan penelitian yang tentunya akan sangat berpengaruh pada kualitas penelitian yang dihasilkan.

 Pada akhir acara disampaikan penghargaan kepada 6 Presenter terbaik dalam seminar kali ini.  Adapun Presenter terbaik tersebut adalah:

 

     
PENYAJI Judul Penelitian BIDANG ILMU
Ir. Sutrisno Koswara, Msi  Pengembangan Dodol Talas Produksi Desa Lingkar Kampus IPB Sebagai Produk dan Oleh-Oleh Khas Bogor PANGAN
Dr.Ir. Suharsono Genetic Engineering of Jatropha Curcas by the Genes Responsible for Aluminum Tolerance and Flowering ENERGI
Dr.Ir. Juang Rata Matangaran, MS Minimalisasi Kerusakan Hutan Alam Dengan Penerapan Inovasi Teknik Pemanenan Hutan Menggunakan Analisis Kepadatan tanah  dan Perubahan Nekromassa   SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN
Prof.Dr.drh. Arief Boediono Pengembangan Stem Cell Embrionik yang Diproduksi melalui Teknologi Transfer Inti  Sel Somatik untuk Aplikasi Kloning Terapi KESEHATAN
Prof.Dr.Ir. Marimin, MSc Peningkatan Produksi dan Daya Saing Agroindustri Berbasis Karet Menggunakan Konsep Green Productivity SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA
Dr.Ir. Sam Herodian, MS Rekayasa Teknologi Otomatisasi Penanganan Panen Dan Pascapanen Tandan Buah Sawit TEKNOLOGI DAN REKAYASA

 

LPPM IPB mengucapkan selamat kepada para peneliti IPB yang telah menyelesaikan penelitiannya dengan baik, semoga hasil hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakatnya dapat memberikan kemaslahatan bagi bangsa ini dan mengharumkan nama IPB di kancah nasional dan internasional.

 

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa