SEAFAST Center Telah Menjadi Show Case Program Global Food Security

SEAFAST Center Telah Menjadi Show Case Program Global Food Security

seafastSEAFAST Center Telah Menjadi Show Case Program Global Food Security

Pada tanggal 30 Maret 2010,  bertempat di SEAFAST Center Kampus IPB Darmaga dilakukan pertemuan dalam rangka pengembangan dan penyusunan program Global Food Security ke depan.  Pada acara tersebut hadir Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama, Dr. Anas M. Fauzi yang mewakili Rektor IPB, Prof. Dr. Ir. Ronny Rachman Noor MRur.Sc. yang mewakili LPPM IPB,  Para Dekan dan para Kepala Pusat di lingkungan IPB, dan para peneliti di SEAFAST Center, Perwakilan dari Departemen Pertanian RI, Dr. Edwin C. Price Associate Vice Concellor for International Agriculture dari Norman Borlaug Institute, Dennis Voboril dari Perwakilan USDA dan Stephanie Curs, Direktur Office of The Vice President for Global Inisiative Texas A&M Univeristy.

Dalam pertemuan ini pihak  Norman Borlaug, USDA dan Texas A&M secara terbuka dan bangga menyatakan bahwa pendirian The Southeast Asian Food & Agriculture Science and Technology (SEAFAST Center) sebagai salah satu bagian dari Global Food Security Program,  merupakan progam kerjasama Internasional yang tersukses yang pernah mereka miliki, sehingga dapat dijadikan Raw Model dan Show Case program untuk dikembangkan lebih lanjut di berbagai negara  lain di dunia.  Program ini bukan saja dinilai sukses bukan hanya karena program-programnya mendukung secara nyata Global Food Security Program, akan tetapi secara spesific dinilai bahwa program ini berkelanjutan.

SEAFAST Center merupakan kerjasama Internasioanal yang dijalin oleh IPB yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi Pertanian terkemuka di Indonesia dengan Texas A&M University (TAMU).  Kerjasama ini antara lain memfasilitasi :

  • Pengembangan Sektor swasta
  • Keamanan pangan
  • Perbaikan kesehatan dan nutrisi melalui penelitian
  • Pemasaran dan pendistribusian makanan yang telah ditambah nilainya

Disamping itu SEAFAST Center juga merupakan  model mutakhir untuk pendidikan jarak jauh bagai dosen dan mahasiswa.

SEAFAST diinisiasi  dengan menggunakan hasil penjualan Non Fat Dairy Milk (NFDM) yang didonasikan kepada TAMU pada tahun 2005  berdasarkan Section 416(b)  USDA untuk program Bantuan Pangan.   NFDM selanjutnya diproses menjadi susu cair yang sebagian diantaranya didistribusikan ke berbagai Sekolah dasar sebagai program subsidi Susu Sekolah oleh beberapa  Industri  pengolahan Susu Indonesia.  Program ini meliputi juga pendirian bangunan kelas dan pekuliahan, laboratorium, dan pendidikan jarak jauh di IPB.

Dalam perjalannya proyek ini berkembang dari bantuan pangan menjadi pengembangan infrastruktur untuk melakukan berbagai penelitian yang berhubungan dengan pangan, teknologi transfer ke sektor swasta dan pendidikan bagi mahasiswa dan staf pengajar.

 

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa