Pertumbuhan, Produktivitas, dan Rendemen Pertanaman Tebu Pertama (Plant Cane) pada Berbagai Paket Pemupukan

ABSTRAK

Pemupukan merupakan usaha peningkatan kesuburan tanah untuk mendapatkan hasil yang optimal. Paket pemupukan dengan jumlah dan jenis yang tepat dapat meningkatkan pertumbuhan, produktivitas, dan rendemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggap pertumbuhan, produktivitas, dan rendemen pertanaman tebu (plant cane) terhadap berbagai paket pemupukan. Kegiatan dilakukan di KP. Asembagus, Situbondo mulai
November 2012 Oktober 2013. Tujuh paket dosis pemupukan, yaitu: 1) 600 kg pupuk anorganik majemuk baru + 100 kg ZA; 2) 900 kg pupuk anorganik majemuk baru + 150 kg ZA; 3) 1.200 kg pupuk anorganik majemuk baru + 150 kg ZA; 4) 900 kg pupuk anorganik majemuk baru + 3 ton pupuk organik A; 5) 900 kg pupuk anorganik majemuk baru + 3 ton pupuk organik B; 6) 600 kg pupuk anorganik majemuk lama tipe I + 300 kg ZA; dan 7) 600 kg pupuk anorganik majemuk lama tipe II + 500 kg ZA disusun dalam Rancangan Acak Kelompok diulang tiga kali. Hasil menunjukkan bahwa paket pupuk 2, 3, dan 7 menghasilkan pertumbuhan dan produktivitas cenderung lebih tinggi, sedangkan paket pemupukan lainnya (kecuali paket 5) menghasilkan rendemen cenderung lebih tinggi. Adapun paket pupuk 1, 2, dan 3 menghasilkan produksi hablur cenderung lebih tinggi.

Kata kunci: hablur, produktivitas, pupuk majemuk, rendemen, tebu

ABSTRACT

Fertilization is an effort improving soil fertility to obtain optimal results. fertilization with the right amount and type can increase growth, productivity, and yield. The study aims to understand the response of growth, productivity, and yield of sugarcane crop (plant cane) against various packages fertilization. The activities carried
out in KP. Asembagus, Situbondo began November 2012 October 2013. Seven package dose of fertilizer, namely: 1) 600 kg of new inorganic compound fertilizer + 100 kg ZA; 2) 900 kg of new inorganic compound fertilizer 900 kg + 150 kg ZA; 3) 1.200 kg of new inorganic compound fertilizer + 150 kg ZA; 4) 900 kg of new inorganic compound fertilizer + 3 tons of organic fertilizer A; 5) 900 kg of new inorganic compound fertilizer + 3 tons of organic fertilizer B; 6) 600 kg of old inorganic compound fertilizer type I + 300 kg ZA; 7) 600 kg old inorganic compound fertilizer type II + 500 kg ZA arranged in a randomized block design was repeated three times. The results showed that the fertilizer package 2, 3, and 7 generates growth and productivity tends to be higher, while the fertilizer package (except packet 5) produces yields tend to be higher. The fertilizer package 1, 2, and 3 resulted in the production of crystal tends to be higher.

Keywords: crystal production, inorganic compound fertilizer, productivity, sugarcane, sugar content

Download : PDF

Close