Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Banggai Cardinalfish (Pterapogon kauderni, Koumans 1933) Dengan Pendekatan Ekosistem (Studi Kasus Pulau Banggai Kabupaten Banggai Laut)

ABSTRAK

Banggai cardinalfish (Pterapogon kauderni) merupakan jenis ikan endemik dari Kepulauan Banggai. Keberadaan Pterapogon kauderni berdasarkan data The IUCN Red List of Threatened Species masuk dalam kategori terancam punah (Endangered). Penetapan status Pterapogon kauderni sebagai biota yang terancam punah diakibatkan oleh tingkat pemanfaatan yang berlebihan, ancaman lainnya adalah terhadap habitat diperairan wilayah pesisir yang tergolong dangkal dengan kedalaman 0 5 m. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian sumber daya perikanan dengan menggunakan indikator berbasis ekosistem dan merumuskan tindakan pengelolaan perikanan dengan pendekatan ekosistem. Penelitian ini menggunakan enam domain penilaian, yaitu domain sumber daya ikan, habitat dan ekosistem, teknik penangkapan ikan, sosial, ekonomi, dan kelembagaan. Masing-masing domain memiliki indikator penilaian. Hasil penilaian diperoleh sebagai berikut, nilai domain sumber daya ikan, yaitu 3.336,40 dan nilai rata-rata 2,33 dengan nilai tertinggi 4.204,12 artinya bahwa domain sumber daya ikan dalam kategori sedang. Domain habitat dan ekosistem masuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata 2,17, nilai domain diperoleh 4.020,80 dengan nilai tertinggi 5.282,36. Domain teknik penangkapan ikan dalam kategori sedang, dengan nilai domain 4.000, nilai tertinggi diperoleh sebesar 6.000 dan nilai rata-rata 2,00. Domain sosial merupakan domain dengan kategori sedang yang terdiri dari nilai domain 6.685, nilai tertinggi 8.505 dan nilai rata-rata 2,33. Sedangkan domain ekonomi masuk dalam kategori buruk dengan nilai 2.001,74, nilai rata-rata 1,50 dan nilai tertinggi 3.005,17, dan untuk nilai domain kelembagaan sebesar 3.041,38 dan nilai rata-rata 2,17 dengan nilai tertinggi 4.564,12 artinya bahwa domain kelembagaan masuk dalam kategori sedang.

Kata kunci: Banggai cardinalfish, EAFM, kebijakan pengelolaan perikanan, penilaian indikator

ABSTRACT

The Banggai cardinalfish (Pterapogon kauderni) is endemic to the Banggai Archipelago. The conservation status of Pterapogon kauderni in the IUCN Red List of Threatened Species is Endangered, Pterapogon kauderni is cons ider ed to be thr eatened w ith ext inct ion du e to excessive exp lo itati on as wel l as thr eats to it’ s habitat in shallow coastal waters of 0 5 m depth. The aim of this research was to evaluate this fisheries resource using ecosystembased indicators and to formulate fisheries management measures using an ecosystem-based approach. The six domains used in this evaluation were the fisheries resource domain, habitat and ecosystem, fishing technology, social, economic, and institutional, using a specific set of indicators for each domain. The evaluation produced the following overall, mean, and highest indicator values and domain categories; 3.226.40, 2.33 and 4.204.12 for the fisheries resource domain, poor category; 4.020.80, 2.17, 5.282.36 for the habitat and ecosystem domain, average category; 4.000, 2.00, 6.000 for the fishing technology domain, average category; 6.685, 2.33, 8.505 for the social domain, category; 2.001.74, 1.50 and 3.005.17 for the economic domain, poor category; and 3.041.38, 2.17, 4.564.12 for the institutional domain, average category.

Keywords: Banggai cardinalfish, EAFM, fisheries management policy, indicator evaluation

Download : PDF

Close