Kandungan Fe dan Zn pada Beras Pecah Kulit dan Beras Sosoh dari Galur-Galur Padi Toleran Wereng Batang Cokelat

ABSTRAK

Selain karbohidrat, beras memiliki kandungan mineral lainnya yang berfungsi untuk pertumbuhan dan perkembangan organ vital manusia. Dilain pihak kandungan tersebut dipengaruhi oleh faktor genetik dan proses penyosohan. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB PADI) memiliki koleksi galur-galur tahan wereng batang cokelat yang kandungan Fe dan Zn diteliti untuk merakit varietas unggul tahan wereng batang cokelat (WBC) berkandungan besi dan seng tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui galur-galur tahan WBC potensial memiliki kandungan Fe dan Zn tinggi dan stabil. Penelitian dilakukan di Laboratorium XRF, BB Padi Sukamandi pada 2015. Uji kandungan Fe dan Zn menggunakan mesin XRF dengan sistem kinerja berbasis x-ray. Sebanyak 20 galur tahan WBC diuji kandungan Fe dan Zn pada beras pecah kulit dan beras sosoh dan diulang duplo. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh penyosohan terhadap kandungan Fe dan Zn beras. Ada penurunan kandungan Fe dan Zn pada semua galur akibat penyosohan, yakni sebesar 56,31% untuk Fe dan 20,54% untuk Zn. Galur yang memiliki kandungan Fe tertinggi adalah BP19564b-WBC-1-1-4-3 (12,25 ppm), dan kandungan Zn tertinggi adalah BP19564b-WBC-1-9-8-3 (26,35 ppm). Galur yang memiliki persentase penurunan kadar Fe paling kecil setelah disosoh adalah BP19564b-WBC-1-9-4-2 dan untuk Zn adalah BP19564b-WBC-1-9-8-3.

Kata kunci: beras, galur padi tahan WBC, kandungan Fe dan Zn

ABSTRACT

In addition to carbohydrates, rice contains other minerals that function to growth and development of vital human organs. On the other hand, the content is influenced by genetic and milling processes. Indonesian Centre of Rice Research (ICRR) has genetic collection resistant to strains of the brown plant hopper (BPH). Genotypes were studied to assemble the pest-resistant varieties with high iron (Fe) and zinc (Zn) content. This study aims to determine the BPH-resistant lines that had high and stable Fe and or Zn content. The study was conducted in XRF Laboratory, ICRR Sukamandi, West Java in 2015. Fe and Zn were determined by using XRF machine with a system of performance-based X-ray. Total 20 rice lines that resistant to BPH was used Fe and Zn content on brown and polished rice were evaluated duplo. The results showed that milling generally decreased the content of Fe and Zn at rate 56.31% and 20.54%, respectively. The highest Fe content was found in BP19564b-WBC-1-1-4-3 (12.25 ppm), while the highest Zn content in BP19564b-WBC-1-9-8-3 (26.35 ppm). Genotype BP19564b-WBC-1-9-4-2 and BP19564b-WBC-1-9-8-3 exhibited the lowest in reduction Fe and Zn content, respective, from brown to polished rice.

Keywords: BPH lines, Fe and Zn content, rice

Download : PDF

Share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Close