Uji Toksisitas Letal Cr6+ Terhadap Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Nanik Mustikaning Tyas, Djamar Tumpal Floranthus Lumban Batu, Ridwan Affandi

ABSTRAK

Kromium merupakan sumber pencemar berbahaya karena sifat karsinogenetik yang dimilikinya, tidak dapat dihancurkan oleh organisme hidup dan terakumulasi ke lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai LC50-96 jam Cr6+ terhadap biota uji. Biota uji yang digunakan adalah ikan nila (Oreochromis niloticus), dikarenakan biota uji dapat mewakili keadaan lingkungan sebenarnya. Penelitian dibagi menjadi dua tahapan, yaitu uji pendahuluan dan toksisitas letal (LC50-96 jam), setiap perlakuan diulang tiga kali. Data uji toksisitas letal dianalisis probit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LC50-96 jam Cr6+ terhadap ikan nila adalah 61,2 ppm.

Kata kunci: kromium, LC50-96 jam, pencemar

ABSTRACT

Chromium is a risk pollutant through their carcinogenic character non degradable by organisms and accumulate into the environment. The aims to find LC50-96h of chromium on test organism. The test organism used are Oreochromis niloticus, these organisms may represent the actual condition of the environment. This study was divided into two steps i.e. basic and lethal toxicity (LC50-96 h) tests, being run in triplicates. Lethal toxicity test data were probity analyzed. The result showed that LC50-96h of Cr6+ on Oreochromis niloticus was 61.2 ppm.

Keywords: chromium, LC50-96 h, pollutant

Download Abstrak

Share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Close