Analisis Pemangku Kepentingan dan Jaringan Sosial Menuju Pengelolaan Multipihak di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Qori Pebrial Ilham, Herry Purnomo, Tri Nugroho

ABSTRAK

Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Solok merupakan salah satu dari 120 KPH Model yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK). Permukiman masyarakat (Nagari) berada di sekitar dan di dalam wilayah KPH. Selain itu, keberadaan KPH sebagai institusi baru dalam pengelolaan hutan menimbulkan penafsiran yang beragam dari berbagai pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis kepentingan, dan pola hubungan para pihak yang terkait dalam pengelolaan KPHL Solok. Metode analisis yang digunakan adalah analisis stakeholders dan jaringan sosial. Para pihak yang terlibat dalam pengelolaan KPHL Solok memiliki kepentingan dan pengaruh yang beragam. Terdapat 22 pihak yang terdiri atas 2 pihak sebagai key players, 10 pihak sebagai subject, 4 pihak sebagai context setter, dan 6 pihak sebagai crowd. Pola interaksi para pihak berupa aliran informasi tidak tersebar merata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat banyak pihak yang berkepentingan dalam pengelolaan KPHL Solok. Pengelolaan hutan multipihak dapat menjadi alternatif model pengelolaan KPHL Solok untuk mengintegrasikan kepentingan para pihak dan mendistribusikan informasi secara merata.

Kata kunci: analisis jaringan sosial, analisis stakeholders, KPHL Solok

ABSTRACT

Protected Forest Management Unit (PFMU) of Solok is one of 120 FMU Model that has been set by the government through Ministry of Environment and Forestry (MoEF). Community settlements (Nagari) were around and inside the FMU. Additionally, the existence of the FMU as a new institution in forest management cause different interpretation of the various stakeholders. The objective of this research was to identifying stakeholders and their interest and analyzing the patterns of relationship of stakeholders involved in the management of PFMU Solok. This research was conducted based on stakeholder analysis and social network analysis. Stakeholders involved in management of PFMU Solok have diverse interests and power. There were 22 stakeholders identified, in which 2 were classified as key players, 10 as subject, 4 as context setter, and 6 as crowd. Interaction pattern of stakeholders in the form of information flow was not spread evenly. The result shows that there were many stakeholder in the management of PFMU Solok. Multistakeholder forest management can be an alternative management model to integrate interests of stakeholders and equally distribute information.

Keywords: PFMU of Solok, social network analysis, stakeholder analysis

Download Abstrak 

Share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Email this to someone

Close