Perbaikan Mutu dan Penyusunan Instruksi Kerja pada Pembuatan Keripik Sanjai Balado Nina di Bukittinggi. Tjahja Muhandri, Olivia Rezki

ABSTRAK

Industri keripik sanjai balado Nina di Bukittinggi memiliki kekurangan dalam mutu produk, yaitu warna bumbu balado yang cenderung gelap dan cepat pudar pada saat penyimpanan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memperbaiki formula dan proses produksi untuk meningkatkan mutu produk. Penyebab utama rendahnya mutu produk keripik sanjai balado diidentifikasi menggunakan Diagram Ishikawa. Hasil terbaik dianalisis menggunakan evaluasi sensori (uji rating hedonik). Evaluasi sensori terhadap 70 orang konsumen menunjukkan bahwa konsumen paling menyukai formula dengan penggunaan cabai merah sebanyak 100 g, sirup glukosa 60 g, gula pasir 40 g, dan garam 5 g.

Kata kunci: evaluasi sensori, instruksi kerja, keripik sanjai balado, mutu produk

ABSTRACT

Sanjai balado Nina chips industry in Bukittinggi had some weakness on it’s product quality. The color of balado spice tended to be dark and easily faded during storage. The purpose of this extension activity was to increase the quality product by improving the formula and its production process. The major cause of lowering the quality of its product was identified by Ishikawa Diagram. The best results were analyzed using sensory test (rating hedonic test). Sensory evaluation of the 70 consumers showed that consumers mostly like the formula using 100 g of red chilli, 60 g of glucose syrup, 40 g of sugar, and 5 g of salt.

Keywords: quality product, sanjai balado chips, sensory evaluation, work instructions

Download Abstrak  

Close