Perokok Dilarang Tidur dengan Bayi

Perokok Dilarang Tidur dengan Bayi

Perokok Dilarang Tidur dengan Bayi

Perokok Dilarang Tidur dengan Bayi

keetsa.com

MENURUT penelitian terbaru, bayi yang tidur di ruang yang sama dengan orang tua mereka yang perokok memiliki kadar nikotin tiga kali lebih tinggi jika dibandingkan bayi yang tidur di ruang terpisah.

Hal itu disebabkan asap rokok mengandung partikel berbahaya dan dapat menempel pada pakaian, kulit, dan furniture. Kesimpulan tersebut didapatkan melalui sebuah penelitian di Catralonia. Terlihat juga bahwa ventilasi kamar tidur tidak efektif mengurangi tingkat paparan racun pada perokok pasif.

"Menjadi perokok pasif adalah penyebab utama kematian anak di negara maju," kata Guadalupe Ortega, peneliti utama, seperti dikutip dari Sciencedaily, Senin (28/3).

Studi yang dinamai BIBE (Brief Intervention in Babies Effectiveness) ini menyoroti efek asap tembakau di antara kelompok usia balita pada ruangan pribadi," katanya. Penelitian ini didukung 96 pusat kesehatan di Catalonia. Para peneliti mewawancarai orang tua dari 1.123 bayi (di bawah usia 18 bulan), yang memiliki setidaknya satu orang tua perokok.

Mereka menganalisis sampel rambut dari 252 bayi untuk menentukan kadar nikotin mereka dan dipantau hingga tiga dan enam bulan kemudian.

Menurut para orangtua, 73 persennya mengatakan mereka merokok karena memang diperbolehkan untuk merokok di rumah. Hasil penelitian memperlihatkan 83 persen dari rambut yang dianalisis memiliki kadar nikotin yang tinggi. (Pri/OL-06)

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa