Perkuat Teamwork, Lokus dan Fokus, Peneliti IPB University Siap Hadir di Masyarakat

Perkuat Teamwork, Lokus dan Fokus, Peneliti IPB University Siap Hadir di Masyarakat

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University meyelenggarakan Workshop Koordinasi dan Implementasi Penelitian Institusi Agro maritim 4.0 (PI-AMar4.0) IPB University di Auditorium Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Kampus IPB Dramaga Bogor, (9/3).

PI-AMar4.0 merupakan penelitian yang dilakukan pada tingkat institusi (IPB University) dengan menerapkan prinsip integratif, top down, tematik sinergi-kolaboratif serta dilakukan secara profesional. Workshop ini dalam rangka sinkronisasi fishbone agar sesuai lokus dan focus penelitian. Fishbone berupa diagram dibuat untuk menganalisis penyebab dari suatu masalah atau kondisi.

Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Penelitian, Prof. Agik Suprayogi menyampaikan bahwa salah satu tujuan dari diadakannya workshop tersebut adalah mendorong upaya teamwork dari para peneliti dan mendorong peneliti untuk dapat hadir di masyarakat, yaitu petani, nelayan, peternak, industri, dan pemerintah daerah. “LPPM mengarahkan PI-AMar4.0 pada lokus dan focus tertentu di beberapa lokasi dengan prinsip berbagi peran dan tanggung jawab dengan pemerintah daerah maupun swasta. Peneliti diajak berpikir profesional, bukan hanya meneliti untuk dirinya sendiri karena keilmuan nya maupun karier yang harus dikembangkan, tetapi lebih dari  itu. Peneliti didorong untuk memikirkan permasalahan masyarakat secara bersama dengan pendekatan transdisiplin keilmuan di suatu lokasi,” kata Prof. Agik.

Prof. Agik menyampaikan bahwa sebagai perguruan tinggi, IPB University berperan mengirim peneliti ke suatu lokasi penelitian. Ini merupakan bentuk sumbangan untuk pemerintah daerah. Sedangkan peran pemerintah daerah diharapkan dapat mengawal proses implementasi penelitian untuk pengembangan pertanian dalam arti luas dari tahun ke tahun dalam bentuk kesiapan kebijakan, dukungan APBD, akses komunikasi, infrastruktur dan lain-lain.

“Kegiatan workshop hingga pelaksanaan PI-AMar4.0 ini, diharapkan dapat membuat karakter penelitiakan lebih baik. Yakni memiliki karakter membudaya dan memiliki nilai, karena yang membuat IPB University berbeda dengan perguruan tinggi yang lain yaitu karakter membangun bangsa dengan keahlian dan profesionalisme yang dimiliki para peneliti. Harapan lainnya yakni, hilirisasi hasil penelitian kemasyarakat dapat didorong lebih cepat lagi dalam mengatasi permasalahan bangsa. Di samping itu IPB University sebagai motor penggerak pembangunan di daerah melalui konsep kolaborasi berbagai pihak (Akademisi-Bisnis-Government-Community) dapat terlihat nyata di Indonesia,” ungkap Prof. Agik.

Harapan lainnya, melalui program PI-Amar4.0 ini, hilirisasi hasil penelitian ke masyarakat dapat didorong lebih cepat lagi dalam mengatasi permasalahan bangsa, dan IPB sebagai motor penggerak pembangunan di daerah melalui konsep kolaborasi berbagai pihak (Academision-Business-Government-Community) dapat terlihat nyata di Indonesia. (LPPM/Zul)

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa