Pengembangan Sentra Pertanian oleh LPPM IPB ke Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Timur

Pengembangan Sentra Pertanian oleh LPPM IPB ke Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Timur

Pada tanggal 12 – 13 Februari 2018, tim LPPM IPB diantaranya Dr. Ir Prastowo,M.Eng (Kepala LPPM IPB), Prof. Dr. drh. Agik Suprayogi, M.Sc.Agr (Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Penelitian) dan Prof. Dr. Muladno, M.SA (Ketua Tim SPR IPB) melakukan kunjungan kerjasama untuk pengembangan sentra pertanian di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Timur.

SPR Wanaraya
SPR Wanaraya
SPR Wanaraya

Mengawali kunjungan lapang, tim LPPM IPB melakukan sosialisasi kepada anggota GPPT SPR Wanaraya yang telah terbentuk di Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala. Dalam sosialisasi tersebut, Prof. Muladno menjelaskan beberapa poin penting dalam pengembangan SPR menuju SPR yang berdaulat diantaranya tentang cara melakukan bisnis kolektif dan memperkuat sistem kelembagaan yang baik. Hingga tahun 2017, tercatat sebanyak  1466 ekor sapi Sapi Bali dimiliki oleh 532 penduduk Binaan GPPT Kecamatan Wanaraya yang telah dikembangkan dan tergabung dalam program SPR Wanaraya. Selain dibawah binaan LPPM IPB, GPPT SPR Wanaraya telah bekerjasama dan berkoordinasi dengan beberapa Instansi Pemerintah, yaitu Dinas Peternakan Propinsi Kalimantan Selatan, Dinas Peternakan Kabupaten Barito Kuala, BPTU Baturaden, BPTP Banjarbaru, BIB Banjarbaru, Dirjen Peternakan Pusat dan BPTU Pelaihari.

Selasa (13/2), Tim LPPM IPB melaksanakan diskusi di Kantor Bupati Kabupaten Barito Kuala bersama dengan Sekretaris Daerah (Ir. Supriyono, MIP), Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab. Barito Kuala (Drh. Alfian Noor), Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (Ir. Edy Rosadi, MP), Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Ardiansyah, S.Sos), Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Ir. Zulkifli Yadi Noor, MSc) Kabupaten Barito Kuala. Pemerintah Barito Kuala berharap, selain pengembangan di sentra peternakan, Tim LPPM IPB dapat melakukan pengembangan bidang pertanian dan perikanan di Kabupaten Barito Kuala. Dari hasil diskusi yang telah dilaksanakan, disepakati untuk tahun 2018 LPPM IPB dan Kabupaten Barito Kuala akan bekerjasama untuk mengembangkan padi IPB-3S, pengembangan koperasi di SPR Wanaraya, pengembangan kegiatan perikanan darat dan laut untuk pemanfaatan wilayah perairan di Kabupaten Barito Kuala agar lebih produktif. Kepala LPPM IPB (Dr. Prastowo) menyampaikan, dalam kolaborasi tersebut terdapat 3 muatan yang harus dilakukan secara bersama-sama yaitu semangat konsolidasi, semangat integrasi, dan pemahaman konsep bisnis dari hulu ke hilir.

Download PDF.

lppm

Leave a Reply

Close