Penganugrahan "Kinarya Satwasentosa" Sekolah Peternakan Rakyat (SPR – 1111) LPPM IPB Tahun 2019

Penganugrahan “Kinarya Satwasentosa” Sekolah Peternakan Rakyat (SPR – 1111) LPPM IPB Tahun 2019

Rabu (18/09) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM IPB) bekerjasama dengan ILDEX Indonesia 2019 yang didukung oleh PT. Permata Kreasi Media (PKM) menyelenggarakan acara Penganugerahan “Kinarya Satwasentosa” Sekolah Peternakan Rakyat (SPR-1111) LPPM IPB Tahun 2019 . Penganugerahan ini diberikan kepada 4 SPR terbaik binaan LPPM IPB yaitu SPR Kuamang Abadi (Kabupaten Bungo, Jambi), SPR Ngudi Rejeki (Kabupaten Kediri, Jawa Timur), SPR Cinagarabogo (Kabupaten Subang, Jawa Barat), dan SPR Wanaraya (Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan).

Acara yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition Hall 3-3A – BSD City,Tangerang Selatan, dihadiri oleh Kepala LPPM IPB (Dr. Aji Hermawan), Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Penelitian (Prof. Dr. Agik Suprayogi), Wakil Kepala LPPM IPB Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno),  Sekretaris LPPM IPB (Prof. Dr. Faiz Syuaib), Ketua SPR LPPM IPB (Prof. Dr. Ir. Muladno), Direktur Utama PT PKM (Dr. drh. Widiyanto Dwi Surya, M.Sc), Bupati Kabupaten Barito Kuala, Bupati Kabupaten Bungo, Pimpinan PT Japfa Comfeed Indonesia, Pimpinan PT Surya Agro Pratama, Ketua Pelaksana Wisuda SPR (Dr. Indah Wijayanti) Pengurus Solidaritas Alumni Sekolah Peternakan Rakyat Indonesia (SASPRI), Para Universitas Mitra LPPM IPB (UNISKA, UPI dan UNSRI), Para Lembaga Penelitian Mitra LPPM IPB (LIPI, BATAN), Para Kepala Bappeda/Kepala Dinas Mitra LPPM IPB, Para Mitra Swasta (Bank Indonesia, Bank BNI, PT BPJS Ketenagakerjaan, PT Ascort Perisai Indonesia), Para Ketua Dewan Perwakilan Pemilik Ternak (DPPT) & Manajer SPR (Wisudawan) Binaan LPPM IPB.

Anugerah Kinarya Satwasentosa dimaksudkan untuk memberikan apresiasi kepada SPR yang mampu dan mumpuni dalam memelihara dan menyediakan ternak untuk kesejahteraan manusia. Penganugerahan Kinarya Satwasentosa merupakan apresiasi bagi SPR yang telah menyelesaikan masa pendidikan maksimal 4 tahun yang siap untuk menjadi sebuah badan usaha yang berdikari dan memajukan sektor peternakan tanah air. Penilaian dari Penganugerahan “Kinarya Satwasentosa” rohnya adalah peternak yang berdaulat untuk melakukan usaha secara kolektif. Ada 6 poin kriteria penilaian yaitu dapat mandiri dalam berjamaah, Anti kebodohan dan cinta inovasi, Usaha bersama masyarakat kelas menengah, Lebih kuat dalam bersinergi antar lembaga, Adanya semangat yang tinggi dalam memperkuat kelembagaannya, dan Telah memulai bisnis kolektif. Jika dirangkai, ke-6 kriteria penilaian tersebut membentuk kata “DAULAT”.

Dr. Aji dalam sambutannya menyampaikan, LPPM-IPB telah memiliki binaan SPR sebanyak 34 SPR yang terletak di 20 Kabupaten dalam 10 Provinsi. “Hingga tahun 2019, ada 6 SPR Binaan LPPM IPB yang sudah lulus, 4 akan lulus dan diwisuda hari ini dan 24 belum lulus. 6 (enam) SPR yang sudah diwisuda pada tahun 2017 yaitu SPR Tunas Barokah Kabupaten Bojonegoro, SPR Maju Bersama Kabupaten Bojonegoro, SPR Mega Jaya Kabupaten Bojonegoro, SPR Mesuji Raya Kabupaten Ogan Komering Ilir, SPR Maju Bersama Kabupaten Musi Banyuasin, dan SPR Banyuasin Kabupaten Banyuasin”.

Penganugerahan kepada SPR yang diwisuda diberikan dengan mengalungkan medali “Kinarya Satwasentosa” dan pemberian Piagam, Transkrip dan Plakat kepada ketua DPPT maupun Manajer SPR. Acara kemudian dilanjutkan dengan Seminar Solidaritas Alumni Sekolah Peternakan Rakyat Indonesia (SASPRI) yang dilakukan dengan penayangan Video Pengenalan SASPRI, Pelantikan dan Pengukuhan SASPRI dan Penandatanganan Pakta Integritas Wali SASPRI.

Melalui program SPR diharapkan pengembangan peternakan di Indonesia akan menjadi lebih cepat berkembang dengan konsep kerjasama berbagi peran dan tanggungjawab antara Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, swasta dan para peternak. (WD)

Unduh Berita

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa