LPPM IPB Mendeklarasikan 3 SPR di Kabupaten Bojonegoro

LPPM IPB Mendeklarasikan 3 SPR di Kabupaten Bojonegoro

PEMDA Kabupaten Bojonegoro memiliki komitmen tinggi untuk terus menjalin kerjasama dengan LPPM IPB dalam pengembangan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR). Senin (19/2), Tim LPPM IPB dan PEMDA Kabupaten Bojonegoro melaksanakan Deklarasi 3 SPR yaitu SPR Karya Unggul Sekar di Kecamatan Sekar dengan komoditas sapi potong, SPR Argosemi Clebung di Kecamatan Bubulan dengan komoditas kambing, SPR Karya Bersama di kecamatan Margomulyo dengan komoditas sapi potong. Hingga tahun 2018 sebanyak 6 SPR telah terbentuk di Kabupaten Bojonegoro, 3 SPR lainnya yang telah terbentuk yaitu SPR Kasiman, SPR Kedungadem dan SPR Temayang. Deklarasi 3 SPR di Kabupaten Bojonegoro menambah jumlah SPR yang telah dikembangkan oleh LPPM di Indonesia menjadi 29 SPR.

Deklarasi 3 SPR
Deklarasi 3 SPR

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua SPR LPPM IPB (Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA), Bupati Bojonegoro (Suyoto, MSi), Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Asisten Daerah Bidang Ekonomi, jajaran SKPD terkait, dan para peternak Kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Prof. Muladno, MSA menyampaikan bahwa spirit yang terkandung dalam program SPR mencangkup 3 hal yaitu konsolidasi, kolaborasi dan inovasi. Dengan saling berbagi peran dan tanggung jawab, maka melalui program SPR ini diharapkan LPPM IPB, Pemerintah Daerah dan para peternak yang tergabung dalam program SPR di Kabupaten Bojonegoro mampu bekerjasama dalam pembangunan peternakan untuk mensejahterakan rakyat. Oleh sebab itu, keberhasilan SPR terletak pada komitmen semua pihak diantaranya pemerintah daerah, IPB sebagai perguruan tinggi, dan komitmen peternak. “Kami berharap, 3 SPR yang hari ini dideklarasikan bisa lulus dalam kurun waktu 2 tahun” Imbuh Prof. Muladno.

Download PDF

lppm

Leave a Reply

Close