LPPM IPB Lakukan Studi Banding Pengelolaan Jurnal Bereputasi Internasional ke LPPM ITB

LPPM IPB Lakukan Studi Banding Pengelolaan Jurnal Bereputasi Internasional ke LPPM ITB

Jumat (27/9), Tim pengelola Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI) LPPM IPB yang diwakili oleh Prof.Dr. Agik Suprayogi, M.Sc.Agr (Wakil Kepala dan Bidang Penelitian LPPM IPB), Lia Maulianawati A.Ma (Koordinator Sekretariat JIPI), Firda Sabrina, S.Pt (Admin JIPI), Ayu Sri Rahayu, A.Md (Sekretariat JIPI), dan Syaiful Bakhri (Sekretariat JIPI) melakukan kegiatan studi banding ke LPPM Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mempelajari mekanisme pengelolaan jurnal bereputasi internasional yang telah dilakukan oleh LPPM ITB.

Dalam kunjungan tersebut, Prof. Agik menyampaikan tujuan studi banding ke LPPM ITB adalah untuk belajar dan menggali informasi bagaimana  proses pengelolaan  jurnal sehingga artikel dapat terbit dalam waktu yang tidak lama dan mengetahui tahapan apa yang perlu dilakukan sehingga jurnal dapat terindeks Scopus.

Kunjungan Tim JIPI LPPM IPB diterima langsung oleh Dr. Delik Hudalah, S.T, M.T, M.Sc (Sekretaris Lembaga Bidang Continuing Education), Prof. Edi Suwono, Ph.D (Koordinator Jurnal) Dini Sofiani Permatasari, S.Si, MT (manager layout) Yuliah Qotimah, MT dan Budhi Mulyawan Rachmat, S.Si, MT (admin jurnal). LPPM ITB menyambut baik kegiatan studi banding tersebut. “sampai dengan tahun 2019, LPPM ITB tercatat telah memiliki 5 jurnal, 4 jurnal telah terindex scopus dan 1 terindex Sinta 2 (S2). Kami meyakini kegiatan studi banding LPPM IPB  ke LPPM ITB ini dapat dijadikan sebagai  bentuk pembelajaran bagi kedua pihak dalam pengelolaan jurnal ke arah yang lebih baik” Ujar Dr. Delik dalam sambutannya. Pada kesempatan tersebut, pengelola JIPI berdiskusi dan menggali informasi terkait manajemen proses pengelolaan naskah jurnal, termasuk kiat-kiat agar naskah yang ada dapat terbit dengan cepat dan terindeks Scopus.

“Kami berharap dengan dilaksanakannya studi banding ini, JIPI dapat bertambah kapasitas jurnalnya sehingga dapat meningkat status akreditasi jurnal menjadi Sinta 1 (S1) dan dapat berlanjut terindeks Scopus” jelas Prof. Agik dalam diskusi yang dilaksanakan di di ruang sidang CRCS ITB. (LM/WD)

Unduh Berita

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa