Prosiding Seminar PPM

PROSPEK INDUSTRIALISASI PRODUK HILIR MINYAK KELAPA SAWIT

(Industrialization Prospect Of Palm Oil Downstream Products)

Tien Ruspriatin Muchtadi, Nur Wulandari, Dase Hunaefi, Emmy Darmawati, Mokhamad Syaefudin Andrianto, Yuli Sukmawati

Download : Full PDF

ABSTRAK

Minyak sawit memiliki kandungan karotenoid tinggi yang didominasi oleh -karoten, tokoferol, dan tokotrienol. Keunggulan minyak sawit tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh infomasi optimasi pengem-bangan produk hilir minyak kelapa sawit berupa produk emulsi minyak sawit, yaitu produk mikroenkapsulat dan minuman nanoemulsi. Metodologi kegiatan yang dilakukan adalah teknik homogenisasi, kajian peningkatan skala mikroenkapsulat dan optimasi produksi minuman nanoemulsi. Proses homogenisasi memengaruhi kualitas dan karak-teristik dari mikroenkapsulat. Karakteristik yang diperoleh meliputi kadar air, aw, kelarutan, minyak tidak terkapsulkan, efisiensi mikroenkapsulasi, total karoten, retensi karoten, dan rendemen. Lamanya waktu homogenisasi akan memengaruhi kandungan minyak tidak terkapsulkan dan efisiensi proses mikroenkapsulasi. Peningkatan skala volume bahan tidak memengaruhi karakteristik dari mikroenkapsulat secara signifikan. Formula mikroenkapsulat dengan bahan penyalut maltodekstrin, gum arab, dan gelatin dapat digunakan pada produksi mikroenkapsulat pada skala lebih besar. Pembuatan nanoemulsi menggunakan tekanan 300 Bar dengan 5 passing sudah cukup untuk meme-nuhi spesifikasi. Proses optimasi formula minuman nanoemulsi dengan menggunakan program Design Expert 7.0 dengan metode Mixture D-Optimal. Proses optimasi mengha-silkan formula terbaik dengan konsentrasi nanoemulsi 6%, air 83%, dan HFS 10% dengan solusi prediksi nilai kestabilan emulsi 99,22%, ukuran partikel d50 46,68 nm, kadar ?-karoten 5 ppm, kecerahan warna (L) 67,62 dan Hue 79,80. Pengembangan produk mikroenkapsulat minyak sawit menjadi industri dengan kapasitas 1.000 kg CPO/hari akan menghasilkan 1255,99 kg mikroenkapsulat per hari atau 377.998,06 kg mikroenkapsulat/tahun, membutuhkan biaya investasi sebesar Rp.8,85 milyar dan modal kerja sebesar Rp.3,19 milyar. Pada harga jual Rp.230 ribu/kg diperoleh keuntungan 10 dan BEP akan dicapai pada skala produksi 95,47 kg/tahun atau setara dengan pendapatan Rp.19,92 milyar/tahun. Kelayakan investasi diperoleh nilai NPV sebesar Rp.5,71 milyar, IRR mencapai 18,49, Net B/C 1,53, dan PBP selama 4 tahun 5 bulan. Keseluruhan kriteria tersebut menunjukkan bahwa industri mikroenkapsulat minyak sawit layak untuk didirikan.

Kata kunci: homogenisasi, karoten, kelayakan invetasi, mikroenkapsulat, nanoemulsi, produk hilir, prospek industrialiasi.


Palm oil has many advantages and famous for high carotenoid content. Unfortunately, limited attention has been given to its downstream products. Consequently, the purpose of the current study was to optimize the palm oil downstream products’ development on emulsion products: microencapsulated and nano-emulsion beverages. The research investigated homogenization techniques and scaling up of palm oil microencapsulates, and optimize nano-emulsion beverage production. Results showed that homogenizing influenced the quality and characteristics of palm oil’s microencapsulates. The homogenizing time affected the process efficiency and amount of un-encapsulated oil, hence, it did influence the quality of microencapsulates products. Increasing scale, however, did not affect the volume, and characteristics of the microencapsulate. Therefore, the microencapsulates formula with coating material maltodextrin, gum arabic, and gelatin could be used on a larger scale production. Nanoemulsion pressure on 300 Bar with 5 passing was sufficient to meet the nanoemulsion specifications. The best optimization formula consisted of: 6 concentration of palm oil nano-emulsion, 83% water, and 10% of high fructose syrup (HFS) resulting the stability of the emulsion solution with predictive value of 99.22, 46.68 nm particle size of D50, 5 ppm of ?-carotene content, 67.62 of color brightness (L), and 79.80 of Hue. Microencapsulated palm oil product development to industrial scale with a daily capacity of 1.000 kg CPO will produce 1255.99 kg of microencapsulated palm oil each day requires IDR.8,85 billion investment cost and IDR.3.19 billion working capital. On product selling price IDR.230 thousands/kg obtain 10 profit and BEP will be achieved on a production scale 95.47 kg/year, equivalent to an income of IDR.19.92 billion/year. The results of financial analysis are NPV is IDR.5.71 billion IRR 18.49, Net B/C 1.53, and PBP for 4 years 5 months. Overall, these criteria indicated that microencapsulated palm oil industry is feasible to be established.

Keywords: carotene, downstream products, homogenization, industrialization prospects, investment, microencapsulate nanoemulsion.


BACK

Download  Full Prosiding Seminar PPM

Close
Bahasa