Prosiding Seminar PPM

SEKOLAH SEBAGAI LEADING INSTITUTION DALAM PENDIDIKAN KARAKTER ANAK PADA KELUARGA PERDESAAN BERBASIS FAMILY AND SCHOOL PARTNERSHIP

(School as the Leading Institution in Child Character Education in Rural Area Based on Family and School Partnership)

Dwi Hastuti, Alfiasari

Download : Full PDF

ABSTRAK

Permasalahan degradasi moral pada anak seperti penyalahgunaan narkoba, free sex, bullying, dan juga tawuran bukan saja mengancam anak di perkotaan namun juga di pedesaan. Hasil penelitian terdahulu menemukan pentingnya pengembangan model harmonisasi antara keluarga dan sekolah untuk meningkatkan kualitas karakter dan perilaku prososial anak sebagai generasi masa depan. Dalam jangka panjang, penelitian ini diharapkan mampu mengembangkan model pendidikan karakter anak pada keluarga perdesaan mulai dari jenjang pendidikan usia dini, pendidikan Sekolah Dasar (SD), pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berbasis Family and School Partnership. Pada tahap pertama penelitian, dikaji lebih lanjut pengaruh peran keluarga dan sekolah dalam pengembangan karakter anak. Penelitian dilakukan di Desa Ciasihan dan Ciasmara, Kecamatan Pamijahan, Kabu-paten Bogor. Penelitian ini melibatkan 400 keluarga beserta anaknya, yang dipilih secara acak dengan jumlah anak masing-masing 100 di setiap jenjang pendidikan. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam konteks integrasi antara keluarga dan sekolah pada anak-anak di perdesaan, iklim sekolah merupakan variabel yang memengaruhi lebih besar terhadap kualitas karakter anak. Hasil ini mengindikasikan dua hal, bahwa keterlibatan orang tua masih sangat rendah dalam mengembangkan karakter anak; dan sekolah di perdesaan harus menjadi leading institution untuk mengembangkan karakter anak dengan meningkatkan keterlibatan orang tua.

Kata kunci: karakter anak, keluarga, sekolah.


The child’s moral degradation like drug abuse, free sex, bullying, physical fight, and attack was not only threaten child that lived in the city but also in the rural area. Previous studies found that developing a model which integrate family and school to improve child’s character and prosocial behavior was important. This study aimed at developing a model of character education (starting from an early age until senior high) in the rural area based on family and school partnership. This study conducted in Ciasihan and Ciasmara Village, Pamijahan Sub-district, Bogor District. This study involved four hundred children with their mother that selected by proportional stratified random sampling. This study found that school climate was positively affecting the character, and parents involvement in developing child’s character were very low. School in a rural area must take a role as leading institution to encourage parents involvement in child’s character education.

Keywords: child character, family, school.


BACK

Download  Full Prosiding Seminar PPM

Close
Bahasa