KABUPATEN PARIGI MOUTONG MEMBANGUN SISTEM INFORMASI KETAHANAN DAN KERENTANGAN PANGAN DAN KESEHATAN BERBASIS DESA

KABUPATEN PARIGI MOUTONG MEMBANGUN SISTEM INFORMASI KETAHANAN DAN KERENTANGAN PANGAN DAN KESEHATAN BERBASIS DESA

Ilustrasi-pembangunan-daerah

Ilustrasi pembangunan daerah

Bahwa untuk menghadapi  pandemic Covid 19 saat ini dan penanganan dampak pasca Covid-19 perlu untuk melakukan persiapan-persiapan dan rencana aksi dalam pemulihan ekonomi, social dan kesehatan serta untuk mempermudah dalam menyusun kebijakan,  Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bekerja sama dengan Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah (P4W)-IPB University akan membangun sistem Informasi Ketahanan, Kerentangan Pangan dan Kesehatan Berbasis Desa.

Pemerintah Kab. Parigi Moutong menyadari bahwa dampak paling besar dan paling rentan terhadap wabah pandemic Covid-19 ini adalah masyarakat pedesaan, baik secara kesehatan, ekonomi dan sosial.

Sebagian besar wilayah kabupaten Parigi Moutong merupakan kawasan pedesaan, sehingga memerlukan perhatian yang serius dalam mengantasipasi pandemic Covid-19 dan penanganan dampak pasca Covid-19.

Permasalahan kemiskinan yang saat ini menjadi momok di pedesaan akan semakin berdampak dengan adanya pandemik ini.

Kegiatan perekonomian pedesaan yang berbasis pertanian, sebagian besar pemasaranya ke kota, sementara  dengan kondisi pandemik ini perekonomian semakin turun sedikit banyak akan berpengaruh pada permintaan (demand) produk-produk dari desa, sehingga akan berimbas pada perekonomian desa.

Permasalahan lainnya adalah masih terbatasnya  fasilitas dan akses kesehatan juga menjadi salah satu permasalahan di desa.

Atas dasar kondisi tersebut di atas, perencanaan dan penerapan kebijakan yang tepat sasaran sangat diperlukan dalam rangka mengantasipasi dampak pandemic lebih meluas.

Kebijakan yang tepat sasaran memerlukan data yang akurat, update dan terpecaya.

Saat ini data saat ini masih numerik tidak berbasis spatial dan tidak dinamis, serta bersifat satu sektor saja, padahal data tersebut digunakan oleh semua sektor dan yang terakhir adalah belum open access, artinya data tidak bisa di access oleh masyarakat.

Dalam rangka untuk membangun sistem pendataan yang akurat, update dan tercapaya tersebut Pemerintah kabupaten Parigi Moutong melalui Bappeda Parigi Moutong bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bekerja sama dengan Pusat Pengkajian Perencanaan dan Pengembangan Wilayah (P4W)-IPB University akan membangun sistem informasi pendataan terkait ketahanan dan kerentanan pangan di desa-desa.

Tujuan kegiatan ini adalah : Membuat sistem database pangan dan kesehatan serta  Membangun sistem informasi pangan dan kesehatan yang ter-integras berbasis desa.

Manfaatnya adalah untuk mempermudah pemerintah untuk membuat program tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi real di lapangan di desa-desa.

Sedangkan sasaranya adalah :

  • Terbangunnya suatu perangkat lunak sistem informasi pangan dan kesehatan berbasis desa yang dapat digunakan dengan mudah, dengan persyaratan yang seminimal mungkin dari segi perangkat keras maupun dari segi sumber daya manusia yang akan menggunakan perangkat lunak tersebut.
  • Membantu dalam mengolah data pangan dan kesehatan dan dalam pembuatan berbagai pelaporan yang diperlukan.
  • Terbangunnya suatu sistem database untuk tingkat kabupaten, dengan memanfaatkan data-data kiriman dari OPD terkait, perangkat desa/kelurahan, dan lain-lain.
  • Terjaganya data dan informasi sehingga dapat dilakukan analisa dan evaluasi.

Dampak Covid-19 ini akan merubah tatanan kehidupan masyarakat, salah satunya adalah akan merubah sistem perencanaan pembangunan secara umum, sehingga untuk mengantisipasi perubahan tersebut Kabupaten Parigi Moutong sudah mempersiapkan Perencanaan Pembangunan Daerah berbasis  sistem infromasi  digital. Sistem ini nantinya akan dikembangkan dan diintegrasikan dengan beberapa unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong yang disebut dengan Sistem Informasi Online Terpadu (SiOTE) dengan tetap memperhatikan keterbukaan informasi public terhadap kebutuhan data. Sistem informasi ini nantinya akan lekat dengan slogan Come Aimo SiOTE atau Mari dukung Sistem Informasi Online Terpadu.

Sumber terkait :
gemasulawesi.com

paluekspres.fajar.co.id

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa