IPB Luncurkan 14 Varietas Unggulan

IPB Luncurkan 14 Varietas Unggulan

 

IPB Luncurkan 14 Varietas Unggulan

 
 
UNGGULAN: Peneliti IPB menunjukkan salah satu varietas unggulan yang akan di-launching.
BOGOR - Institut Pertanian Bogor (IPB) akan melaunching 20 variteas baru hasil penelitian, Minggu (3/10). Launching itu rencananya akan dilakukan di depan ratusan petani dan Menteri Pertanian RI Suswono dalam acara Farmer Field Daya yang diselenggarakan 1-3 Oktober di Kebun Percobaan Leuwikopo, Kampus IPB Dramaga. 20 varietas baru tersebut dari jenis tanaman pepaya, padi, melon, nanas dan cabai.

Ketua Panitia Pelaksana ‘Farmer Field Day’ Sugiyanta mengatakan, dari 20 varietas baru itu, di antaranya sudah dilepas padi sawah irigasi dan padi rawa.

Sedangkan untuk padi gogo bukan dari jenis hibrida dan  pepaya kecil, nanas dan Melon Golden Meta atau Melon Tajur, akan ditunjukan pada Minggu. Ia menambahkan, varietas baru mempunyai keunggulan selain ketahanan pada cuaca, juga produksinya lebih tinggi. “Semuanya hasil penelitian. Selain kami sendiri, penelitian dilakukan bersama mitra kami, salah satunya Melon Tajur berwarna kuning,” ujarnya kepada wartawan. Lebih lanjut, Sekretaris Pusat Kajian Tropika yang juga panitia acara, Rahmat Suhartanto mengatakan, acara yang merupakan agenda dies natalis IPB tersebut juga dibuka untuk umum.

Sasaran utama Farmer Field Day adalah petani. Selama ini, petani sangat canggung untuk masuk ke kampus. “Ini ajang  komunikasi kami dengan para petani. Dan pada Minggu, mereka bisa berkomunikasi langsung dengan Menteri Pertanian,” ujarnya.

Sedikitnya, 40 stan yang dibuka dalam Farmer Field Day mempertunjukkan karya-karya anak bangsa. Baik mahasiswa, dosen, lembaga dan mitra-mitra IPB. Karya-karya yang diperlihatkan adalah teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi pertanian dan pertenakan. Selain itu, IPB memperlombakan karya ilmiah bagi para pelajar SMA se-Jabodetabek.

Ia menambahkan, Minggu besok, IPB akan merilis 14  varietas unggulan hasil karya peneliti IPB dan melakukan soft launching “Farmer Marketing”. Yakni, kegiatan menjual sayuran serta buah-buahan dari University Farm IPB. Farmer Field Day merupakan bagian dari program kerja Hibah Kompetisi Berbasis Institusi (PHKI).

Ketua PHKI IPB, Prof Slamet Susanto mengatakan, program PHKI yang dilaksanakan pada 2008-2010 baru tercapai 75 persen.

“Yang jadi kendala pelaksanaan program ini ialah minat pelamar bidang pertanian dan publikasi ilmiah internasional yang belum optimal,” ujar Prof Slamet. Saat ini, sambung dia, PHKI sedang melaksanakan upaya standarisasi internasional.

Sementara itu, Rektor IPB, Prof Herry Suhardiyanto secara khusus mengungkapkan kegembiraan atas terselenggaranya Farmer Field Day. Apalagi kegiatan ini melibatkan sekitar 20 institusi di IPB. Diharapkan, ke depan, kebersamaan IPB kian kuat. “Kita punya tantangan berat mengenai citra pertanian. Mari kita citrakan positif pertanian melalui Field Day ini,” imbau sang rektor. (yud)

 

Sumber : http://www.radar-bogor.co.id

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa