[Rilis] IncuBie LPPM IPB terima Award sebagai Inkubator Bisnis Pengembang UMKM Terbaik

[Rilis] IncuBie LPPM IPB terima Award sebagai Inkubator Bisnis Pengembang UMKM Terbaik

Pusat Inkubator Bisnis dan Pengembangan Kewirausahaan (incuBie) LPPM-IPB mendapatkan anugerah "Dharmakrida Baraya Adikarya Anugraha” dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) sebagai Inkubator Bisnis Pengembang UMKM Terbaik. Penganugerahan piagam penghargaan diberikan oleh Rektor UNS, Prof.Dr.Ravik Karsidi, MS, dengan disaksikan Prof.Dr. Haryono Suyono, Ketua Yayasan Damandiri selaku pemerhati dan penggiat UMKM, dan Mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Dr HC Subiakto Tjakrawerdaya, serta berbagai pihak yang selama ini dianggap berperan dalam pemberdayaan UMKM.  Dalam acara 5th UNS SME’s Summit and Awards 2016 yang berlangsung di Auditorium UNS Solo (Senin, 16 Mei 2016),  pihak incuBie LPPM IPB diwakili oleh Deva Primadia Almada, SPi, MSi selaku Manajer Inkubator Bisnis, incuBie LPPM IPB. Sebelumnya, pada tahun 2015 incuBie juga menerima penghargaan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI sebagai Pengelola Inkubator Terbaik Peringkat I Tingkat Nasional.

Sejak berdirinya pada tahun 1994 hingga saat ini, incuBie LPPM IPB telah menginkubasi lebih dari 200 pelaku usaha dengan fokus usaha di bidang agribisnis dan agroindustri.  Program inkubasi kepada tenant antara lain meliputi bimbingan teknis (pelatihan), temu bisnis, fasilitasi sumber permodalan, fasilitasi pengurusan legalitas usaha (PIRT, MD, Halal), pameran produk, studi banding, penyusunan business plan dan pendampingan usaha (manajemen usaha, teknis produksi, desain kemasan, dan lain-lain). Melalui kegiatan inkubasi dan fasilitasi yang dilakukan Incubie, beberapa tenant (binaan) telah berhasil mendapatkan program pendanaan dari pemerintah melalui program Inkubasi Bisnis Teknologi (IBT) Kemenristekdikti.  Sejak tahun 2013-2015 sebanyak 9 (sembilan) orang tenant berhasil mendapatkan seed capital melalui program IBT ini, antara lain: (1) Healthysweet pemanis sehat untuk penderita diabetes, (2) Aerator USA untuk limbah cair, (3) Sabun Madu dan Propolis, (4) Tepung Talas dan Modifikasi Taro Flour-MOTAF, (5) Talang Biokomposit untuk Hidroponik, (6) Alat atraktor Ikan pada alat tangkap “Ledikan”, (7) Pengolahan Gondorukem dan Terpentin dengan system Gerbitech, (8) Ekstrak Tanaman dengan Spray Dryer, dan (9) Pakan instant untuk domba dan kambing. Incubie juga aktif melakukan kegiatan fasilitasi bagi para tenant untuk pengurusan ijin edar MD bekerjasama dengan BPOM.

Pada tahun 2016 sebanyak 6 (enam) tenant incuBie mendapatkan seed capital melalui program co-incubation di Technology and Business Incubation Center (TBIC) Puspiptek, Serpong. Keberhasilan pengelolaan inkubator bisnis ditentukan beberapa faktor, diantaranya adalah seleksi dan rekrutmen tenant, kerja keras tim manajemen inkubator, jejaring inkubator, program inkubasi, dan tersedianya dana operasional untuk kegiatan inkubasi. Semoga dengan penghargaan tersebut dapat memacu incuBie LPPM IPB untuk terus melakukan program inkubasi guna meningkatkan kinerja usaha UKM sehingga mampu berkembang secara mandiri, berkembang dan berdaya-saing dalam rangka menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA). [deva/rkh]

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa