Hasil Evaluasi Penelitian Strategis Nasional 2009 untuk dibiayai pada Tahun Anggaran 2010

Hasil Evaluasi Penelitian Strategis Nasional 2009 untuk dibiayai pada Tahun Anggaran 2010

diknasHasil Evaluasi Penelitian Strategis Nasional 2009 untuk dibiayai pada Tahun Anggaran 2010

Bagi Bapak dan Ibu yang penelitiannya didanai, diwajibkan untuk memperbaiki proposal lanjutannya sesuai dengan hasil pembahasan pada saat seminar hasil paling lambat :

hari Selasa, tanggal 9 Maret 2010 , Pukul 14.00 WIB, di LPPM IPB, Gedung Andi Hakim Nasoetion Lantai 3 Kampus IPB Darmaga

TTD
LPPM IPB


KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
DIREKTORAT JENDERAL
PENDIDIKAN TINGGI
Gedung DIKTI Lantai 4 Jl. Jenderal Sudirman Pintu I Senayan Jakarta
Telp : 021-57946100 ext. 0433 Faks. 021-57946042 http//www.dp2m-dikti.net


Nomor : 284/D3/PL/2010 24 Februari 2010
Lampiran : 1 (satu) berkas
Perihal : Pemberitahuan Hasil Evaluasi Penelitian Strategis Nasional 2009 untuk dibiayai pada Tahun Anggaran 2010

Kepada Yth :
Ketua Lembaga Penelitian

Bersama ini diberitahukan bahwa setelah dilakukan evaluasi terhadap seluruh hasil pelaksanaan hibah kompetitif penelitian sesuai prioritas nasional untuk semua batch tahun 2009, kami menyampaikan hasil evaluasi yang selanjutnya disebut Penelitian Strategis Nasional Lanjutan tahun 2010 untuk dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku (daftar terlampir).

Selanjutnya kami mohon perhatian Saudara terhadap beberapa hal sebagai berikut :

1. Penelitian-penelitian tersebut baru dapat dibiayai apabila Surat Perjanjian pelaksanaan Penelitian Strategis Nasional telah ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Ketua Lembaga Penelitian.

2. Menyampaikan proposal penelitian Strategis Nasional Lanjutan (yang telah dibahas pada saat Seminar Hasil) dengan disertai Surat Pengantar Ketua Lembaga Penelitian, paling lambat sudah diterima pada tanggal 11 Maret 2010 pukul 13.00 WIB, dengan alamat :

Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
u.p.
Kasubdit Penelitian
Gedung Dikti Lantai 4
Jalan Pintu Satu Senayan
Jakarta Pusat.
(Tuliskan : Proposal Lanjutan dipojok kanan cover)

3. Bagi Penelitian Strategis Nasional (PTN) yang dananya melalui DIPA Perguruan Tinggi, Ketua Lembaga Penelitian diberikan kewenangan untuk menentukan dan mengumumkan sesuai hasil evaluasi yang dilakukan secara internal perguruan tinggi.

4. Rekapitulasi Laporan Penelitian dalam bentuk tabel dengan kolom nama peneliti, judul penelitian, skim, status (lanjutan/baru), status
laporan (sudah/belum), luaran/output dan sudah harus diterima DP2M dari Lembaga Penelitian yang selambat-lambatnya tanggal 30 Agustus 2010 untuk Laporan Kemajuan dan 10 Desember 2010 untuk Laporan Akhir. Keterlambatan pengiriman laporan yang mengakibatkan tidak dicairkan dana penelitian bukan merupakan tanggungjawab Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masayarakat.

5. Perlu kami ingatkan kembali bahwa seorang peneliti hanya diperbolehkan sebagai ketua dan sebagai anggota di judul penelitian lain atau sebagai anggota di dua kegiatan penelitian pada skim yang berbeda dan berasal dari skim penelitian DP2M.

6. Apabila pada tahun 2010 ini terdapat ketua peneliti yang kedua proposalnya diterima, diharapkan Ketua Lembaga Penelitian segera mengambil langkah-langkah untuk melakukan penggantian ketua peneliti kepada anggota tim yang dipandang mampu melaksanakan kegiatan tersebut selambat lambatnya sampai dengan tanggal 15 Maret 2010. Penggantian ketua peneliti tersebut bagi penelitian yang dananya di DIPA Perguruan Tinggi cukup dilakukan oleh Ketua Lembaga Peneliltian dengan tembusan ke Direktur P2M, sedangkan untuk penelitian yang bersumber pada DIPA DP2M, Ketua Lembaga Penelitian harus mengusulkan penggantian ke Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mendapat persetujuannya.

Demikian untuk dapat diketahui, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

A.n. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi
Direktur Penelitian dan
Pengabdian Kepada Masyarakat,

Ttd,
Suryo Hapsoro Tri Utomo
NIP. 195609011985031003

Tembusan :
Yth. Dirjen Pendidikan Tinggi, Kementerian Diknas (sebagai laporan)


Daftar Peneliti IPB yang dibiayai Penelitiannya Tahun 2010

 


1. Fauzi Febrianto Pengembangan Papan Komposit Struktur Oriented Strand Board Unggul Berbasis Kayu Rakyat Campuran Institut Pertanian Bogor Infra Struktur, Transportasi dan Industri Pertahanan

2. jajang Suryana Pengembangan Bambu Lapis Unggulan Menggunakan Lima Jenis Perekat Dari Tiga Jenis Bambu Indonesia Institut Pertanian Bogor Infra Struktur, Transportasi dan Industri Pertahanan

3. Yusuf Sudo Hadi Pengembangan Teknologi Alternatif Ramah Lingkungan : Pembuatan Papan Partikel Tanpa Perekat Menggunakan Kayu Dari Hutan Rakyat Institut Pertanian Bogor Infra Struktur, Transportasi dan Industri Pertahanan

4. I Ketut N. Pandit Evaluasi Jenis Dan Kualitas Kayu Hasil Hutan Tanaman Rakyat Institut Pertanian Bogor Infra Struktur, Transportasi dan Industri Pertahanan

5. Wayan Darmawan Pemanfaatan kayu Rakyat Sebagai Bahan Baku Industri Kreatif Institut Pertanian Bogor Infra Struktur, Transportasi dan Industri Pertahanan

6. Ani Suryani Peningkatan Nilai Tambah Biodiesel (Metil Ester) dari Crude Palm Oil Melalui Proses Fraksinasi (Distilasi) untuk menghasilkan Single Cut Metil Ester. Institut Pertanian Bogor Energi Terbarukan

7. Anja Meryandini Pemanfaatan Tongkol Jagung untuk pembuatan bioetanol menggunakan bakteri asal Indonesia Institut Pertanian Bogor Energi Terbarukan

8. Bambang S. Purwoko Uji Daya Hasil di Wilayah Beriklim Basah dan Teknologi Perbanyakan In Vitro Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) Unggul. Institut Pertanian Bogor Energi Terbarukan

9. Djumali Mangunwijaya Rekayasa proses produksi Bioetanol dari biomassa Lignoselulosa Tanaman jagung Sebagai Energi terbarukan Institut Pertanian Bogor Energi Terbarukan

10. Endah Retno Palupi Aplikasi Hormon Etephon Untuk Keserempakan Pemasakan Buah Jarak Pagar (Jatropha Curcas) Institut Pertanian Bogor Energi Terbarukan

11. Memen Surahman Perbaikan Genotipe Jarak Pagar Lokal dan Teknologi Produksi Untuk Pengadaan Benih Bermutu. Institut Pertanian Bogor Energi Terbarukan

12. Sumardjo Pengembangan Model Pengelolaan Konflik di Masyarakat Sekitar Tambang Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Energi (Kasus Tambang Emas di Jawa barat dan Tambang Batubara di Kalimantan Selatan) Institut Pertanian Bogor Integrasi Bangsa Dan Harmoni Sosial (Termasuk Kebudayaan)

13.  Betty Sri Laksmi Jenie Pengembangan Produk Tepung Pisang dengan Indeks Glikemik Rendah dan Sifat Prebiotik sebagai Bahan Pangan
Fungsional. Institut Pertanian Bogor Ketahanan Pangan

14 Djarot Sasongko Hami Seno Konstruksi Nontransgenik Padi Non Aromatik Yang Beraroma Wangi Menggunakan PCR Dengan Marka Gen Badh2 Institut Pertanian Bogor Ketahanan Pangan

15. Dwi Andreas Santosa Kajian Lapang dan Risiko Lingkungan Tebu Transgenik IPB-1 Yang Mengekspresikan Gen Fitase untuk Menghemat
Pemakaian Pupuk P Institut Pertanian Bogor Ketahanan Pangan

16. Eddy Supriyono Pemanfaatan Sumberdaya Lokal Dalam Pengembangan Teknologi Pengepakan tertutup Ikan Hias dan Benih Ikan Budidaya Dengan kepadatan Tinggi Institut Pertanian Bogor Ketahanan Pangan

17. Gede Suastika Penyediaan Antiserum Poliklonal Terhadap Coat Protein (CP dari Tomato Chlorosis Crinivirus (ToCV) yang Diekspresikan pada Eschechia coli. Institut Pertanian Bogor Ketahanan Pangan

18. Henry M. manik Pengembangan Teknologi Akustik Bawah Air (Underwater Acoustic) Dalam Eksplorasi dan Kuantifikasi Stok Ikan Untuk Pemanfaatan Sumberdaya Pangan Kelautan. Institut Pertanian Bogor Ketahanan Pangan

19. Sri Suharti Peningkatan Efisiensi Metabolisme Rumen dan Produktivitas Sapi Potong serta Penekanan Emisi Gas Metan dengan Saponin Ekstrak Lerak (Sapindus Rarak DC) Institut Pertanian Bogor Ketahanan Pangan

20. Widodo Formulasi Tepung Biofungisida Berbahan Aktif Ganda Pseudomonas Fluorescens PG 01 dan Bacillus polymixa BG Institut Pertanian Bogor Ketahanan Pangan

21. Basuki Wasis kandungan Karbon Pada Berbagai Macam Tipe Vegetasi di Lahan gambut Eks-PLG Sejuta ha setelah 10 tahun terbakar Institut Pertanian Bogor Perubahan Iklim Dan Pelestarian Lingkungan (Biodiversity)

22. Elias Inovasi Metodologi dan Metode Estimasi Cadangan Karbon Dalam Hutan Dalam Rangka Program Reduced Emissions From Deforestation and Degradation (REDD) Indonesia Institut Pertanian Bogor Perubahan Iklim Dan Pelestarian Lingkungan (Biodiversity)

23.  Iman Rusmana Pemanfaatan Dan pengembangan Bakteri Metanotrof, Sebagai Pereduksi Emisi Metan dan Pemfiksasi N2(biofertilizer) di lahan sawah Institut Pertanian Bogor Perubahan Iklim Dan Pelestarian Lingkungan (Biodiversity)

24. Juang Rata Matangaran Pemanfaatan Limbah Penerangan Berupa Serasah Untuk Mengurangi Kerusakan Tanah Hutan Akibat Operasi Alat Berat Dalam Rangka Pemanenan Ramah Lingkungan. Institut Pertanian Bogor Perubahan Iklim Dan Pelestarian Lingkungan (Biodiversity)

25. Suprihatin Perancangan Proses dan Sistem Produksi Mikroalga dari Limbah Cair Agroindustri Institut Pertanian Bogor Perubahan Iklim Dan Pelestarian Lingkungan (Biodiversity)

26. M. Rahmad Suhartanto Pengembangan Pisang Sebagai Penopang Ketahanan Pangan Nasional Institut Pertanian Bogor Ketahanan Pangan

27. Sri Anna Marliyati Pemanfaatan karoten dari CPO dan wortel pada mie instan dan pengaruhnya terhadap kadar peningktan retinol darah Institut Pertanian Bogor Gizi dan Penyakit Tropis


 

lppm

Leave a Reply

Close
Switch Language