Dukung Program “Kembalikan Citarum Harum”, LPPM IPB lakukan Survey Lapang ke DAS Citarum

Dukung Program “Kembalikan Citarum Harum”, LPPM IPB lakukan Survey Lapang ke DAS Citarum

Pemulihan DAS Citarum yang diupayakan realisasinya dalam program untuk mengembalikan Citarum Harum merupakan sebuah langkah terintegrasi yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Program ini semakin serius untuk direalisasikan dengan dukungan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia No. 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum. Perpres tersebut mengatur perlunya dibentuk Tim DAS Citarum guna penanganan masalah DAS Citarum secara terpadu dengan melibatkan banyak pihak dari berbagai Kementerian dan Lembaga.

CITARUM-2

Khusus pada Pasal 15 bagian c di Perpres tersebut disebutkan bahwa “Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi memberikan dukungan dengan memfasilitasi riset dan keikutsertaan akademisi dalam inovasi pengendalian DAS Citarum, serta kuliah kerja nyata tematik”. Melalui landasan ini, IPB sebagai perguruan tinggi terkemuka merasa terpanggil untuk berupaya berperan aktif dan menjadi yang terdepan dalam memberikan sumbangsih riset aksi dan aktifitas lainnya untuk mensukseskan program tersebut.

Sebagai langkah awal dari rencana kerjasama jangka panjang IPB dengan Tim DAS Citarum dan berbagai pihak terkait, pada tanggal 15 – 16 April 2018 Kepala Bidang Kajian Strategis LPPM IPB (Dr. Akhmad Faqih) bersama para dosen IPB melakukan survey lapang ke Kawasan Hulu DAS Citarum. Tim IPB yang ikut serta dalam survey lapang tersebut yaitu Dr. Suwardi (Dekan Fakultas Pertanian), Dr. Ade Wachjar (Dosen AGH) dan Dr. Yonvitner (Kepala Pusat Studi Bencana LPPM IPB). Selain itu tim juga mengikutsertakan Beginner Subhan, SPi., MSi. dan Dondi Arafat, SPi., MSi. untuk melakukan dokumentasi langsung kondisi di lapangan dengan menggunakan foto udara memanfaatkan teknologi pesawat drone. Survey lapang tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) dan pihak terkait lainnya.

Beberapa aktivitas yang dilakukan dalam kegiatan tersebut yaitu melakukan kunjungan lapang ke lokasi pembibitan tanaman kopi di perkebunan kopi Malabar milik Haji Nuri, kunjungan ke Situ Cisanti yang merupakan titik lokasi awal  (0 km) DAS Citarum, dan diskusi dengan petani di lokasi pengembangan bibit tanaman kopi yang dikembangkan untuk memenuhi target penanaman 5 juta pohon kopi. Program penanaman tersebut merupakan salah satu bagian dari strategi konversi dan konservasi lahan untuk mengembalikan fungsi ekologis di bagian hulu DAS Citarum.

CITARUM-1

Melalui kunjungan awal ini, diharapkan para peneliti IPB dapat lebih memahami kondisi di lapangan sebagai bahan untuk memberikan masukan awal penyusunan program riset aksi untuk pemulihan DAS Citarum. Dukungan IPB sangat diharapkan untuk memberikan masukan dan rekomendasi akademis dari berbagai banyak hasil riset yang telah dilakukan atau melalui riset-riset baru. Diharapkan juga munculnya berbagai gagasan dan inovasi dari IPB untuk percepatan pemulihan DAS Citarum. Disamping itu, peran aksi akademisi dan mahasiswa IPB perlu disusun dan direalisasikan secara sistematis dan terintegrasi melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dalam rangka mendukung pemulihan DAS Citarum untuk Kembalikan Citarum Harum.

 

Akhmad Faqih

Kabid Kajian Strategis LPPM IPB

Download berita dalam PDF.

lppm

Leave a Reply

Close