Dosen Mengabdi IPB University Beri Pelatihan Akuntansi Sederhana Bagi UMKM Kelurahan Cimahpar

Dosen Mengabdi IPB University Beri Pelatihan Akuntansi Sederhana Bagi UMKM Kelurahan Cimahpar

Pada kesempatan ini Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB Universitytelah menerjunkan beberapa dosen ke beberapa wilayah di Bogor maupun luar Bogor dalam kegiatan dosen mengabdi. Dosen mengabdi merupakan suatu kegiatan dosen non guru besar dan dosen guru besar IPB University sebagi bentuk pengabdian kepada masyarakat guna pengembangan, difusi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan bangsa.Salah satu wilayah yang menjadi sasaran dalam kegiatan dosen mengabdi yaitu Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara,  Kota Bogor. Kelurahan Cimahpar merupakan salah satu wilayah yang berada di lingkar kampus Sekolah Vokasi IPB.

Pada kegiatan dosen mengabdi, tema yang diusung yaitu mengenai pelatihan akuntansi sederhana. Tema ini dipilih dikarenakan terdapat UMKM yang berada di Kelurahan Cimahpar belum mengetahui mengenai pembuatan laporan keuangan sederhana sehingga LPPM menghadirkan dosen yang telah mumpuni di bidangnya. Dosen yang mengabdi merupakan tiga dosen dari Program Studi Akuntansi, Sekolah Vokasi, IPB University. Ketiga dosen tersebut yaitu Mela Nurdialy, SE, MAk., Eka Merdekawati, SE, MAk. Dan Aulia Hidayati, SE, MAk.  Sasaran peserta dalam kegiatan pelatihan akuntansi yaitu pelaku usaha UMKM. Kegiatan ini telah diselenggarakan pada tanggal 25 November 2019 di Aula Kelurahan Cimahpar.

Sesi pertama pada kegiatan pelatihan akuntasi sederhana yang disampaikan oleh Mela Nurdialy. Dalam pemaparannya, Mela menyampaikan tentang aplikasi Si APIK dan pencatatan transaksi keuangan. Menurutnya melalui aplikasi Si APIK dapat mempermudah bagi pelaku usaha dalam melakukan pencatatan secara rapih dan dapat memisahkan keuangan rumah tangga dan bisnis.

Dosen-Mengabdi-IPB-University-Beri-Pelatihan-Akuntansi-Sederhana-Bagi-UMKM-Kelurahan-Cimahpar

“Setiap UMKM pasti harus membuat laporan keuangan dan Si APIK adalah aplikasi akuntansi sederhana yang mudah digunakan oleh UMKM. Selain aplikasi Si APIK, adapula aplikasi IMOOJI yang dapat digunakan sebagai alat mempromosikan produk melalui media sosial serta pembuatan google forms untuk melakukan survey produk. Harapannya melalui pembelajaran beberapa aplikasi dapat mempermudah UMKM dalam mengembangkan produknya,” ujarnya.

Sementara itu, Aulia Hidayati memaparkan tentang pengelolaan keuangan melalui pengenalan akuntansi berbasis sak EMKM. Menurutnya, UMKM yang berada di Kelurahan Cimahpar belum melakukan pencatatan keuangan sehingga perlu mengetahui dan mencatat laporan keuangan agar pengeluaran dan pendapatan yang masuk sesuai. “Melalui pelatihan pencatatan keuangan ini harapannya manajemen dalam pengelolaan usaha dapat menjadi lebih baik karena terdapat UMKM yang belum mengetahui jika ada produk-produk tertentu membuat rugi namun produk lain malah untung besar sehingga tidak menyadari bahwa selama ini yang rugi tertutup oleh produk yang marginnya besar,” tuturnya.

Kemudia Eka Merdekawati memaparkan mengenai pengelolaan keuangan dengan penyusunan Harga Pokok Produksi (HPP) yang akurat untuk menerapkan harga jual. Berdasarkan survey yang telah dilakukan sebelum kegiatan berlangsung, pelaku usaha belum melakukan penyusunan harga pokok produksi sehingga harga jual yang ditawarkan tidak sesuai dan tidak memberi pengaruh terhadap keuangan UMKM.

“Saya memilih UMKM yang ada di Kelurahan Cimahpar untuk melakukan pelatihan akuntansi sederhana dengan topik terampil berhitung harga pokok produksi karena UMKM yang berada di Kelurahan Cimahpar relatif beragam jenisnya dan berdasarkan survey yang telah dilakukan bahwa masih banyak UMKM yang belum membuat dan menghitung harga pokok produksi dengan benar sehingga terjadi kesalahan dalam menentukan harga jual sehingga mempengaruhi pengelolaan keuangan UMKM,” tuturnya.

Salah satu pelaku usaha UMKM, Pak Asep mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan LPPM kepada Kelurahan Cimahpar untuk mengajarkan laporan keuangan dan akuntansi sederhana. “Terima kasih atas kesempatannya, kegiatan ini sangat baik dan membantu kami untuk bisa memahami kaidah pembukuan dan akuntansi,” ujarnya. Kegiatan ini ditutup dengan pembagian souvenir berupa produk inovasi-inovasi IPB University seperti sabun cair olive oil dan mie organik dari berbagai macam sayuran.

Unduh Berita

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa