Dana Riset Pangan dari Indofood

Dana Riset Pangan dari Indofood

Dana Riset Pangan dari Indofood

Logo Indofood Riset Nugraha (indofood)

JAKARTA - Salah satu kendala pengerjaan riset tentang pangan di Indonesia adalah minimnya dana penelitian. Program ini bisa menjadi solusi bagi peneliti untuk terus mengerjakan penelitian mereka.

Sejak 1998, PT Indofood Sukses Makmur (ISM) Tbk, meluncurkan Indofood Riset Nugraha (IRN), sebuah program penghargaan bagi peneliti unggul di bidang penganekaragaman pangan, yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Pangan sedunia. IRN merupakan salah satu usaha untuk membudidayakan antusiasme riset bidang pangan dari berbagai disiplin ilmu.

IRN mengusung tema Mewujudkan Penganekaragaman Pangan yang Berkesinambungan dan Berorientasi Nilai Tambah Berbasis Sepuluh Komoditas. Kesepuluh komoditas yang menjadi fokus penelitian adalah gandum, jagung, ubi jalar, pisang, singkong, kelapa sawit, garut, kentang, kedelai, dan susu. Tema tersebut lantas diturunkan dalam empat bidang fokus penelitian, yaitu teknologi pangan dan gizi masyarakat; sosial, ekonomi, dan budaya; budidaya pertanian; serta bidang peternakan.

Pada sosialisasi IRN periode 2011-2012 yang dilakukan di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), Kepala Cabang PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Divisi Mi Instan Jawa Tengah, Abdurrahman, menyatakan, ketahanan pangan nasional menjadi persolan penting yang membutuhkan perhatian bersama, baik pemerintah, kalangan industri, maupun masyarakat. "Sebagai perusahaan penyedia makanan, PT Indofood Sukses Makmur (ISM) Tbk. terpanggil untuk dapat berkontribusi, memberikan solusi terhadap permasalahan ini. Salah satu kontribusi tersebut diimplementasikan IRN ini," kata Abdurrahman seperti dikutip dari situs UGM, Jumat (18/2/2011).

IRN merupakan program bantuan dana penelitian yang ditujukan untuk kalangan mahasiswa S-1 dan kelompok dosen/peneliti melalui LPPM perguruan tinggi. Proposal penelitian yang akan didanai harus lolos seleksi ketat panitia. Sejak program ini diluncurkan, tercatat 3.040 proposal masuk, namun hanya 344 proposal yang dinyatakan layak untuk program IRN. Tahun lalu, program IRN mengucurkan Rp1,2 miliar untuk mendanai 38 penelitian dalam bidang ketahanan pangan. 

Syarat mengikuti IRN sangat mudah. Mahasiswa S-1 hanya perlu mengirimkan proposal penelitiannya ke panitia. Proposal penelitian yang diajukan haruslah merupakan bagian dari penyelesaian tugas akhir atau skripsi dengan jangka waktu penelitian maksimal satu tahun. 

Tahun ini, tenggat penyerahan proposal adalah 18 Maret 2011. Berkas proposal juga harus dilengkapi dengan transkip nilai terakhir, serta riwayat hidup lengkap mahasiswa dan dosen pembimbing. Informasi lengkap bisa kamu dapatkan di laman http://www.indofood.com/event/irn2011/#.

Selain melalui seleksi umum tahun ini Indofood juga melakukan kerja sama langsung dengan perguruan tinggi di antaranya Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). (rfa)(rhs)

Sumber : http://kampus.okezone.com

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa