Anak Muda Peduli Hutan Kumpul di IPB

Anak Muda Peduli Hutan Kumpul di IPB

Anak Muda Peduli Hutan Kumpul di IPB

Image: corbis.com
Image: corbis.com

JAKARTA - Baru-baru ini, ratusan pemuda dari 19 negara berkumpul di Institut Pertanian Bogor (IPB). Mereka bertukar pikiran tentang pelestarian hutan dunia, khususnya di Asia Tenggara, pada forum Southeast Asia Forest Youth Meeting 2011.

Ketua Panitia Southeast Asia Forest Youth Meeting 2011 Fahmi Satria menjelaskan, para pemuda ini memang menaruh perhatian dan mencintai kehutanan.

Kegiatan yang dirancang oleh International Forestry Students Association Local Comitte (IFSA LC) IPB ini merupakan bagian dari perayaan Tahun Internasional Kehutanan yang jatuh tahun ini.

"Selain sebagai ajang pertemuan, acara ini juga bertujuan agar inovasi kehutanan dari berbagai negara terutama negara di Asia Tenggara dapat dibagi untuk menjadikan kehutanan di Asia Tenggara lebih baik," kata Fahmi seperti dikutip dari laman IPB, Jumat (23/12/2011).

Mahasiswa IPB dari Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata itu mengimbuhkan, delegasi yang hadir dalam forum tersebut di antaranya berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand. Delegasi Indonesia diwakili oleh mahasiswa IPB, Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), dan Universitas Mataram (Unram).

Salah satu peserta forum, Leshon Lee, menyatakan, setelah mengikuti Southeast Asia Forest Youth Meeting 2011, dia menjadi yakin bahwa IPB memiliki kekuatan untuk ikut andil dalam meningkatkan kehutanan dan ekosistem lingkungan menjadi lebih baik. 

"Di negara kami (Singapura) pembangunan gedung-gedung modern sudah mulai memperhatikan lingkungan. Dulunya antara pembangunan dengan ekosistem dibuat terpisah, namun sekarang sudah mulai terhubung lagi,” kata Lee.

Lee adalah delegasi termuda dalam forum tersebut. Selama sembilan tahun terakhir, Lee aktif dalam berbagai kegiatan lembaga swadaya masyarakat di bidang lingkungan.
 
Tidak hanya berbagi informasi tentang kehutanan, para delegasi juga mengunjungi Gunung Walat. Kegiatan yang dihelat selama lima hari itu juga diwarnai pertukaran budaya antardelegasi.(rfa)

 
Sumber : Okezone

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa