Aksi Mahasiswa IPB Turun ke Desa

Aksi Mahasiswa IPB Turun ke Desa

ipbAksi Mahasiswa IPB Turun ke Desa

 

JAKARTA - Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto tak segan keluar masuk gang kecil di Kampung Sengked, Desa Babakan, Bogor. Ketika itu, Rektor meninjau lokasi Bank Sampah di kampung tetangga kampus IPB Dramaga, tersebut.

Aksi keluar masuk gang ini dilakukan Rektor sebagai wujud partisipasinya dalam kegiatan 'Mahasiswa Turun Desa', sebuah hajatan rutin IPB dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain kuliah kerja nyata (KKN), ribuan mahasiswa IPB ambil bagian dalam gelaran yang juga sekaligus menutup rangkaian Dies Natalis ke-48 IPB.

Rektor IPB Herry Suhardiyanto menyatakan, pada 1960-an, mahasiswa IPB berkiprah langsung dalam pembangunan pedesaan. Program Bimbingan Massal (Bimas) yang mereka usung ketika itu kini bahkan diadopsi pemerintah dan sukses membawa Indonesia kepada swasembada beras.

“Hari ini mahasiswa IPB kembali menunjukkan kepedulian untuk turun ke desa, tanpa terikat oleh Satuan Kredit Semester (SKS) atau kurikulum. Tetapi betul-betul karena mencintai rakyat, pedesaan dan pertanian. Jalinlah persahabatan dengan masyarakat desa, cintai mereka. Semoga kalian menjadi bagian solusi dari permasalahan yang membelit bangsa ini,” papar Herry ketika melepas ribuan peserta Mahasiswa Turun ke Desa seperti dikutip dari keterangan tertulis IPB kepada okezone, Senin (21/11/2011).

Dengan membawa nama baik IPB, ribuan mahasiswa ini turun ke desa di sekitar kampus IPB Dramaga, Taman Sari, Leuwiliang, Ciamis dan Pelabuhan Ratu.

Di desa, para mahasiswa akan terlibat aktif dalam berbagai program pembangunan pedesaan. Di Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, misalnya, para mahasiswa mengusung program pemberdayaan bertajuk “Produksi Buah Tropis Lokal di Pekarangan”.

Kelompok mahasiswa di desa lainnya mengajak siswa sekolah dasar (SD) untuk mengenal iklim dan lingkungan hidup. Mereka juga menggagas program "Membangun Kader Kehutanan".

Sedangkan program "Teknologi Modifikasi Kap Lampu dan Alat Potensiometer untuk Peningkatan Penangkapan Ikan pada Bagan" diperkenalkan kelompok mahasiswa yang bertugas di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Sub Direktorat Minat, Bakat dan Penalaran, Direktorat Kemahasiswaan IPB, Bambang Riyanto, yang juga panitia kegiatan ini menerangkan, lebih dari seribu mahasiswa peserta program merupakan wakil puluhan lembaga organisasi mahasiswa.

Lembaga mahasiswa tersebut adalah Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IPB, BEM Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), BEM Fakultas Peternakan (Fapet), BEM Fakultas Kehutanan (Fahutan), Program Diploma, dan 35 Himpunan Profesi (Himpro) dari berbagai departemen atau jurusan yang ada di IPB.

"Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini melebihi target yang ditetapkan, yakni seribu mahasiswa. Sementara masyarakat yang terlibat mencapai lima ribu orang, terdiri dari kelompok tani, posyandu, kader PKK, siswa SMA, SMP dan SD," kata Bambang.(rfa)

 
Sumber : Okezone

lppm

Leave a Reply

Close
Bahasa